Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Efisiensi Anggaran, Alat Pendeteksi Bencana BMKG Juanda Aman
BMKG Juanda. (Dok. Istimewa)

Surabaya, IDN Times - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Juanda Surabaya melakukan efisiensi anggaran. Walau demikian, BMKG Juanda memastikan alat pendeteksi bencana tidak ikut terpengaruh kebijakan tersebut.

Kepala BMKG Juanda, Taufiq Hermawan mengatakan, pihaknya telah mendapatkan surat edaran dari BMKG pusat untuk melakukan efisiensi. Efisiensi itu diantaranya penghematan listrik, telepon, gas, air (LTGA), dan jaringan internet.

"Dikurangi itu ada dalam surat edarannya (BMKG pusat), yang LTGA dikurangi (penggunaannya) karena ada di dalam surat edaran," kata Taufiq, Jumat (14/2/2025).

Selain itu, sejumlah karyawan BMKG Juanda juga diminta untuk tidak bekerja di kantor atau menerapkan Work From Anywhere (WFA). WFA diterapkan sebanyak 2 hari dalam sepekan.

"Kerja di rumah, hari Kamis sama Jumat. Kita tetap beroperasional 24 jam, itu yang berlaku bagi (pegawai) yang reguler yang masuk pagi sampai sore," terang dia.

Tak cuma itu, anggaran pemeliharaan kantor juga dikurangi. Walau demikian, Taufik memastikan tak ada pengaruh kebijakan tersebut terhadap alat pendeteksi bencana alam. 

"Pemeliharaan gedung kantor, seperti halaman kantor. Itu belum dikerjakan karena masih dibahas di pusat," terangnya.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) juga terkena dampak pemotongan anggaran di pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Kepala Biro Hukum, Humas dan Kerja Sama BMKG, Muslihuddin menegaskan, BMKG tetap mendukung program efisiensi Presiden Prabowo.

"Sebagai pelayan masyarakat dan bagian dari pemerintah, kita full melaksanakan, mendukung arahan Presiden melalui efisiensi," ujar Muslihuddin kepada jurnalis, Senin (10/2/2025).

BMKG juga memastikan, layanan 24 jam terhadap masyarakat tetap prima. BMKG akan tetap bekerja secara baik.

"Pelayanan 24 jam dan pelayanan prima akan tetap BMKG berikan kepada masyarakat," kata dia.

Editorial Team

Related Article