Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Diduga Depresi, Ibu Dua Anak di Tuban Nekat Bakar Diri
IDN Times/ Imron

Tuban, IDN Times- Seorang ibu di Kabupaten Tuban berinisial SR (31), mencoba mengakhiri hidupnya dengan cara membakar dirinya, Sabtu (20/4). Diduga, ibu dua anak nekat membakar diri sendiri karena mengalami depresi.

Beruntung nyawa SR berhasil diselamatkan setelah beberapa warga Desa Sumurgung, Kecamatan Tuban, menolong korban dan membawanya ke rumah sakit terdekat. "Ya kita semua kaget mas, tiba-tiba saudara SR ini membakar dirinya menggunakan bensin," kata salah satu saksi Nur Khozin, kepada IDN Times di lokasi.

1. Sebelum ditolong warga, SR juga sempat mengamuk

IDN Times/ Imron

Sebelum ditolong oleh sejumlah warga, SR sempat mengamuk ke salah satu warung milik saksi, hingga Khozin yang mengalami luka bakar dibagian rambutnya. Kemudian SR langsung ditangkap dan dibawa oleh para warga ke Rumah Sakit NU Tuban.

"Itu terjadi sekitar pukul 12.15 kok mas. Kalau SR sendiri merupakan wanita dari Bandung Jawa Barat. Informasinya yang saya terima jika SR pernah mengalami depresi berat," katanya.

2. Saat terbakar, SR mencoba menceburkan diri ke selokan

IDN Times/ Imron

Saat api membakar pakaian yang dikenakan dan mengenai sekujur tubuh hingga wajahnya, SR berusaha memadamkan api dengan cara berlari dan menceburkan diri ke selokan.

Namun, usaha yang dilakukan SR gagal. Api tetap saja membakar dirinya hingga mengakibatkan pakaian yang dikenakan terlepas. "Jadi SR ini berlari mas dan menceburkan diri ke selokan tapi api masih menyala-nyala, hingga warga yang berbeda di sini semuanya pada panik," ungkapnya.

3. SR membeli bensin kemudian menuangkan di atas kepala

IDN Times/ Imron

Khozin awalnya tidak menaruh curiga kepada SR saat korban membeli satu botol bensin di sebuah warung dekat dengan rumahnya. Bensin yang ia beli langsung dituangkan di atas kepala SR, kemudian SR menyalakan api, seketika itu api langsung menyambar tubuhnya hingga mengalami luka bakar dibagian dada, rambut dan wajah. "Karena kejadian di luar, banyak warga yang mengetahui kalau bensin yang ia beli langsung dituangkan di atas rambutnya dan mengenai baju yang ia kenakan," terang Khozin.

4.Warga kemudian melaporkan kejadian ini ke perangkat desa

huffingtonpost.ca

Khozin sendiri merasa heran atas kejadian ini. Apalagi, selama ini ia mengaku tidak pernah memiliki masalah dengan SR. Kasus ini kemudian dilaporkan oleh aparat desa setempat kemudian diteruskan ke kepolisian.

Editorial Team

EditorImron

Related Article