Ponorogo, IDN Times — Dugaan kasus asusila di lingkungan pondok pesantren berulang. Kali ini seorang pengasuh pondok pesantren di Kecamatan Jambon Ponorogo Jawa Timur dilaporkan ke polisi atas dugaan pencabulan terhadap sejumlah santri.
Kasus tersebut kini tengah ditangani Satreskrim Polres Ponorogo. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologi kejadian serta jumlah korban dalam perkara itu.
Penasehat hukum korban, Muhammad Ihsan, mengatakan kasus itu pertama kali terungkap setelah salah satu mantan santri menceritakan alasan dirinya keluar dari pondok kepada keluarganya.
“Awalnya ada mantan santri yang curhat kenapa pindah pondok. Setelah ditanya ternyata ada dugaan perlakuan tidak senonoh yang membuat korban merasa tidak nyaman dan akhirnya memilih keluar,” ujar Ihsan, Senin (18/5/2026).
Menurut Ihsan, keluarga korban yang mengetahui cerita tersebut kemudian memutuskan melapor ke aparat kepolisian. Dari hasil pendampingan yang dilakukan tim kuasa hukum, disebutkan terdapat belasan korban yang diduga mengalami perlakuan serupa.
Ia menyebut dugaan tindakan asusila itu diduga sudah berlangsung cukup lama. Bahkan, beberapa alumni pondok pesantren disebut pernah mengalami perlakuan yang sama. Meski demikian, pihaknya kini fokus memberikan pendampingan kepada korban yang masih berada di lingkungan pondok.
“Korban dan pelaku kami korek informasinya, dan ternyata memang melakukan itu, mengakui dia,” ungkapnya.
Sementara itu, Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Imam Mujali, membenarkan adanya laporan dugaan tindak pidana asusila tersebut. Informasi awal diterima polisi melalui layanan call center 110.
“Benar, kami mendapatkan informasi dari masyarakat melalui call center 110 terkait dugaan pencabulan ini. Saat ini masih dilakukan pendalaman di wilayah Jambon,” katanya.
Saat ini polisi masih memeriksa terduga pelaku serta sejumlah pihak, termasuk para korban. Meski perkara masih dalam tahap penyelidikan, kepolisian memastikan proses hukum terus berjalan sambil menunggu hasil pendalaman di lapangan.
“ Saat ini masih kami amankan dan kami tetap melakukan komunikasi untuk proses lebih lanjut. Juga untuk jumlah pasti korban masih kami dalami,” pungkas Imam.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Belasan Santri Diduga Jadi Korban Asusila Kiai di Ponorogo

Sejumlah ormas dan pihak kepolisian mendatangi kediaman kiai diduga lakukan tindakan asusila kepada santri di Jambon Ponorogo. IDN Times/Istimewa.
Curated For You
- [INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial 09 Sep 2026, 13:52 WIB
- Bayi Terbungkus Kresek Ditemukan Membusuk di Selokan Ponorogo17 May 2026, 11:47 WIB
- Penegakan Hukum Keracunan MBG Dipertanyakan, 11 Tokoh Bersuara21 Sep 2026, 07:00 WIB
Editorial Team
EditorFaiz Nashrillah
Related Article
Sebuah Ledakan Terjadi di Ruko Pakuwon City Surabaya06 Oct 2026, 08:35 WIB
Diprotes Warga Surabaya, Penyelenggara Event Lari Bakal Evaluasi 06 Oct 2026, 05:38 WIB
Gaji PPPK Ditanggung Pusat, TKD Jatim Terancam Susut05 Oct 2026, 22:43 WIB
Gelombang 4 Meter Mengintai Pacitan-Malang 6-9 Oktober05 Oct 2026, 18:33 WIB
Bendungan Sengguruh Flushing, Masyarakat Sekitar Brantas Harap Waspada05 Oct 2026, 17:59 WIB
Penyelam Hilang di Bangkai KM Bahagia Probolinggo Ditemukan Meninggal05 Oct 2026, 17:01 WIB
Komplotan Curanmor 36 Kali Beraksi di Surabaya Didor Polisi05 Oct 2026, 16:07 WIB
Inflasi Jatim Naik, Dompet Makin Tipis05 Oct 2026, 15:56 WIB
Lansia di Surabaya Lecehkan Anak Tetangga Lalu Beri Uang Rp5 Ribu05 Oct 2026, 15:12 WIB
Event Lari Tutup Jalan Diprotes Warga, Ini Kata Pemkot Surabaya05 Oct 2026, 12:15 WIB
Sumringah! Harga Jagung Magetan Nyaris Rp7.500/Kg, Naik 27 Persen05 Oct 2026, 11:13 WIB
Memutar Masa Lalu di Tengah Musik Digital05 Oct 2026, 10:55 WIB
BMKG: Gempa M4,4 Lumajang Tak Terkait Aktivitas Semeru05 Oct 2026, 10:50 WIB
Gempa M4,4 Guncang Lumajang, Terasa hingga Jember05 Oct 2026, 10:41 WIB
Karhutla Gunung Butak Ngawi Dekati Permukiman Warga04 Oct 2026, 19:45 WIB
ISOPLUS Marathon 2026 Putar Ekonomi Surabaya hingga Rp74,78 Miliar04 Oct 2026, 17:10 WIB
Bukan Sekadar Spot Foto, Desa Wisata Jatim Didorong Jadi Mesin Cuan04 Oct 2026, 14:02 WIB
Investasi Hilirisasi Rp300,1 Triliun, Mampukah Energi Mengimbanginya?04 Oct 2026, 13:58 WIB
Data Bansos Surabaya Bermasalah, 219 Ribu Warga Tak Ditemukan04 Oct 2026, 13:56 WIB
Trans Jatim "Kanjuruhan" Koridor II Malang Raya Launching 29 Oktober04 Oct 2026, 13:02 WIB