Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Bantai Sekeluarga Gunakan Linggis, Ini 6 Pengakuan Haris

Kota Surabaya
Bantai Sekeluarga Gunakan Linggis, Ini 6 Pengakuan Haris
IDN Times/Fitang Budhi Adhitia
Share Article

Jakarta, IDN Times – Kepolisian Daerah (Polda) Metro Jaya menetapkan Haris Simamora (23) sebagai tersangka pembunuhan yang menewaskan satu keluarga di kawasan Pondok Gede, Bekasi, pada Selasa (13/11). Ironisnya, ia masih memiliki ikatan keluarga dengan korban. Selama pemeriksaan sebagai tersangka, Haris mengungkapkan beberapa pengakuan. Berikut di antaranya: 

  1. 1. Sakit hati karena merasa sering dihina

    IDN Times/Fitang Budhi
    IDN Times/Fitang Budhi

    Salah satu pengakuan tersangka terkait alasannya membunuh korban adalah karena sakit hati. Menurut keterangan Haris kepada pihak kepolisian, korban kerap menghina dirinya. Haris pun sakit hati.

    “Karena korban selalu melontarkan kata-kata kasar terhadap tersangka dan membuat tersangka sakit hati, hingga akhirnya menghabisi korban beserta keluarga,” ujar Wakil Kepala Polda Metro Jaya, Brigjen Pol Wahyu Hadiningratdi pada Jumat (16/11) lalu.

  2. 2. Melihat linggis di dapur rumah korban

    Rumah korban. IDN Times/Fitang Budhi
    Rumah korban. IDN Times/Fitang Budhi

    Tersangka diketahui menghabisi nyawa korbannya dengan menggunakan linggis. Diperum Nainggolan (38) dan Maya Ambarita (37) dibunuh dengan menggunakan linggis yang ditemukan tersangka di rumah korban sendiri.

    Tersangka menemukan linggis di dapur rumah korban pada kisaran pukul 23.00 WIB. Pada moment itulah Haris melakukan aksinya dan menghabisi nyawa satu keluarga.

  3. 3. Diperum Nainggolan orang pertama yang dibunuh

    IDN Times/Irfan Fathurohman
    IDN Times/Irfan Fathurohman

    Diduga kuat, Diperum Nainggolan merupakan orang pertama yang dihabisi nyawanya oleh Haris.

    “Berdasarkan hasil pemerikasaan dan autopsi, kemudian kita lihat juga jenazahnya itu suaminya yang pertama kali (dibunuh). Kemudian istrinya, yang mana istrinya itu adalah sepupunya sendiri. Lalu anaknya bangun baru anaknya,” kata Wahyu di Poda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Jumat (16/11).

  4. 4. Menghabisi nyawa empat orang tanpa bantuan orang lain

    IDN Times/Fitang Budhi
    IDN Times/Fitang Budhi

    Berdasarkan keterangan dari tersangka juga, Haris mengaku menghabisi nyawa satu keluarga seorang diri. Ia tidak dibantu oleh siapapun.

    Menurut Wahyu, tersangka menghabisi nyawa empat orang korban tanpa bantuan orang lain. Haris diketahui tengah menginap di rumah korban malam saat kejadian berlangsung.

  5. 5. Pembunuhan telah direncanakan sebelumnya

    Ilustrasi pembunuhan. ANTARA FOTO/Risky Andrianto
    Ilustrasi pembunuhan. ANTARA FOTO/Risky Andrianto

    Wahyu menyatakan bahwa Harus telah merencanakan aksinya beberapa hari sebelum malam kejadian. Korban pun diketahui tidak menaruh curiga ketika Haris datang.

    Haris diketahui memang kerap datang ke rumah korban dan menginap jika datang pada malam hari. “Dia nggak (masuk dengan cara) mencongkel (pintu atau jendela). Seperti biasa saja datang ke sana bertamu,” kata Wahyu.

  6. 6. Menurut Haris, linggis dibuang ke Sungai Kalimalang

    IDN Times/Irfan Fathurohman
    IDN Times/Irfan Fathurohman

    Pada Sabtu (17/11), penyidik Polda Metro Jaya menyisir Sungai Kalimalang. Hal itu merupakan pengakuan Haris yang mengaku membuang linggis itu ke sungai tersebut. Di hari Sabtu itu, Haris diminta menunjukkan titik di mana dia membuang linggis. 

    Namun, hingga sore, barang bukti itu belum berhasil ditemukan. Pencarian pun dihentikan sementara.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More