TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Lewati HET, Gula Pasir di Jatim Merangkak Naik

Manisnya gula tak semanis harganya

Ilustrasi gula pasir. IDN Times/Nena Zakiah

Surabaya, IDN Times - Memasuki bulan kedua 2020, harga komoditas bahan pokok terus merangkak naik. Setelah bawang putih meroket 100 persen, kini giliran gula pasir yang mulai naik. Bahkan, harganya kini sudah melampaui batas harga eceran tertinggi (HET).

1. Harga gula sudah tembus Rp13 ribu per kilogram

ilustrasi gula pasir. pixabay.com/Bru nO

HET yang dipatok pemerintah untuk komoditas gula sebesar Rp12.500 per kilogram. Nyatanya, di pasaran saat ini, harga gula pasir menembus Rp13-14 ribu. Hal ini pun diamini oleh Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Jatim Tri Bagus Sasmito.

"Kita (Jatim) masih di bawah Rp14 ribu yaitu Rp13.750, di Jakarta itu Rp15 ribu, di Jawa Barat dan Jawa Tengah rata-ratanya Rp14 ribu," ujarnya, Minggu (16/2).

Baca Juga: Tips Bikin Gula Aren yang Berkualitas, Lebih Sehat dari Gula Pasir

2. Kenaikan sudah terpantau sejak Januari, faktornya harga dari produsen tinggi

Ilustrasi gula pasir. pexels/Mali Maeder

Lebih lanjut, kenaikan harga gula pasir ini sudah dipantau di 116 pasar se-Jatim. Hasilnya, sejak awal Januari terlihat akan naik dan pada pertengahan bulan sudah melewati HET. Faktornya ialah harga putusan lelang dari produsen ke distributor mencapai Rp12 ribu.

"Distributor membeli ke pabrik gula sudah Rp12 ribu, tidak mungkin jatuh di pasar Rp12,5. karena ada beberapa rantai yang harus dilalui. Setelah distributor ada sub distributor lalu pedagang besar dan ke pedagang kecil, baru ke konsumen," papar Bagus.

3. Pemprov Jatim gelar operasi pasar, patok harga gula Rp11.500

Ilustrasi gula pasir. Pexels.com/ Pixabay

Untuk menekan kenaikan harga gula pasir, Pemprov Jatim menyiapkan beberapa skema. Salah satunya yaitu operasi pasar yang telah dilakukan di 30 titik setiap harinya. Gula yang dijual di bawah HET dengan kisaran harga Rp11.500.

"Ini mau kami perpanjang karena operasi pasar itu efektif kalau digerojok dalam jumlah yang banyak. Mudah-mudahan segera bisa di bawah HET," kata Bagus.

Baca Juga: 5 Manfaat Gula Siwalan, Gula yang Baik Bagi Penderita Diabetes

Berita Terkini Lainnya