Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
7 Wisata Candi di Malang, Destinasi Sejarah dengan Nuansa Alam
ilustrasi candi (unsplash.com/Ramakrishnan Nataraj)
  • Malang menyimpan banyak candi bersejarah peninggalan Singasari hingga Majapahit yang memadukan wisata sejarah, arsitektur kuno, dan keindahan alam pegunungan.
  • Tujuh candi populer seperti Singosari, Kidal, Jago, Songgoriti, Badut, Sumberawan, dan Jawar menawarkan daya tarik unik dari relief hingga suasana alam asri.
  • Destinasi ini cocok bagi wisatawan yang ingin liburan edukatif sambil menikmati udara sejuk serta panorama hijau khas Malang Raya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Malang bukan cuma terkenal lewat wisata alam dan kuliner, tapi juga menyimpan banyak situs candi bersejarah yang menarik untuk dijelajahi. Mulai dari peninggalan Kerajaan Singasari hingga era Majapahit, deretan candi di kawasan Malang menawarkan perpaduan wisata sejarah, arsitektur kuno, dan suasana alam yang masih asri.

Beberapa candi bahkan berada di kawasan pegunungan dengan udara sejuk dan pemandangan hijau yang bikin suasana terasa tenang. Cocok buat kamu yang ingin liburan sambil menambah wawasan sejarah tanpa harus jauh-jauh keluar Jawa Timur.

Berikut 7 rekomendasi wisata candi di Malang yang bisa kamu kunjungi.

1. Candi Singosari

Potret Candi Singosari (commons.wikimedia.org/Arabsalam)

Candi Singosari menjadi salah satu situs sejarah paling ikonik di Malang yang merupakan peninggalan Kerajaan Singasari. Candi bercorak Hindu-Buddha ini dibangun sebagai tempat pendarmaan Raja Kertanegara, raja terakhir Singasari yang gugur pada tahun 1292. Berada di tengah kawasan yang asri dan tenang, suasana di sekitar candi terasa nyaman untuk wisata sejarah sekaligus edukasi budaya.

Bangunan candi memiliki struktur bertingkat dengan detail pahatan arca yang masih terlihat jelas hingga sekarang. Di area kompleksnya, pengunjung juga dapat melihat berbagai arca peninggalan kuno serta dua patung Dwarapala raksasa yang berada tidak jauh dari lokasi utama candi. Selain mudah dijangkau karena lokasinya strategis di kawasan Singosari, area tamannya yang hijau dan tertata rapi membuat tempat ini cocok dijadikan destinasi wisata sejarah saat berada di Malang.

Lokasi : Jl. Kertanegara, Candirenggo, Kec. Singosari, Kabupaten Malang

2. Candi Kidal

Potret Candi Kidal (commons.wikimedia.org/Arabsalam)

Candi Kidal merupakan salah satu peninggalan Kerajaan Singasari yang dibangun pada tahun 1248 M sebagai tempat pendarmaan Raja Anusapati. Candi bercorak Hindu ini berada di kawasan pedesaan yang masih asri dan udara yang cukup sejuk. Bentuk bangunannya ramping khas arsitektur Jawa Timur kuno sehingga terlihat berbeda dibanding banyak candi lain.

Daya tarik utama Candi Kidal terletak pada Relief Garudeya yang terpahat di bagian kaki candi. Relief tersebut menceritakan kisah perjuangan Garuda menyelamatkan ibunya dan menjadi salah satu relief paling terkenal dalam sejarah candi di Indonesia. Selain memiliki detail ukiran yang masih terlihat jelas, area taman di sekitar candi juga tertata rapi sehingga cocok dijadikan wisata sejarah sekaligus tempat bersantai menikmati suasana tenang khas pedesaan Malang.

Lokasi : Lembah Gunung Bromo Jl. Raya Kidal, Panggung, Kidal, Kec. Tumpang, Kabupaten Malang

3. Candi Jago

Potret Candi Jago (commons.wikimedia.org/ESCapade)

Candi Jago atau Candi Jajaghu merupakan peninggalan Kerajaan Singasari yang dibangun pada abad ke-13 sebagai tempat pendarmaan Raja Wisnuwardhana. Candi bercorak Hindu-Buddha ini terkenal karena bentuk arsitekturnya yang unik menyerupai punden berundak. Lokasinya yang berada di jalur menuju Bromo juga membuat candi ini cukup sering dikunjungi wisatawan.

Daya tarik utama Candi Jago terletak pada relief-relief kuno yang menghiasi bagian kaki candi. Relief tersebut memuat kisah Mahabharata, Kunjarakarna, hingga cerita bernuansa Buddha dengan detail pahatan khas Jawa Timur kuno yang masih terlihat jelas hingga sekarang. Selain menjadi wisata sejarah dan edukasi, suasana di sekitar candi yang tenang dan asri membuat tempat ini cocok dijadikan destinasi singkat sebelum melanjutkan perjalanan ke kawasan wisata Malang Timur maupun Bromo.

Lokasi : Jl. Wisnuwardhana, Ronggowuni, Tumpang, Kec. Tumpang, Kabupaten Malang

4. Candi Songgoriti

Potret Candi Songgoroti (commons.wikimedia.org/Crisco 1492)

Candi Songgoriti merupakan situs purbakala peninggalan era Mataram Kuno abad ke-9 yang berada di kawasan wisata Songgoriti, Kota Batu. Candi bercorak Hindu ini terkenal karena dibangun tepat di dekat sumber mata air panas alami di kawasan pegunungan yang sejuk. Lokasinya yang berada di lembah hijau membuat suasana di sekitar candi terasa rindang dan cocok untuk wisata sejarah sekaligus refreshing.

Walaupun ukuran bangunannya tidak terlalu besar, Candi Songgoriti memiliki nilai sejarah tinggi sebagai salah satu situs tertua di Malang Raya. Daya tarik utamanya terletak pada sumber air hangat alami yang berada di area candi serta suasana khas pegunungan Batu yang dingin dan asri. Karena berada dekat kawasan wisata Songgoriti dan Paralayang, tempat ini juga sering dijadikan destinasi saat berlibur di Kota Batu.

Lokasi : Jl. Raya Songgoriti, Songgokerto, Kec. Batu, Kota Batu

5. Candi Badut

Potret Candi Badut (commons.wikimedia.org/Anandajoti Bhikkhu)

Candi Badut merupakan candi Hindu tertua di Jawa Timur yang diperkirakan dibangun pada tahun 760 Masehi pada masa Kerajaan Kanjuruhan. Situs bersejarah ini menjadi salah satu peninggalan penting yang menunjukkan perkembangan awal budaya Hindu di Jawa Timur. Meski berada di tengah area permukiman, suasana di sekitar candi tetap terasa tenang dan asri.

Keunikan Candi Badut terletak pada bentuk arsitekturnya yang menyerupai gaya candi Jawa Tengah dengan struktur tambun dan atap berundak. Di beberapa bagian dindingnya masih terlihat relief kuno yang menjadi ciri khas candi ini. Selain cocok untuk wisata sejarah dan edukasi, area tamannya yang hijau membuat pengunjung bisa menikmati suasana santai sambil melihat salah satu situs purbakala tertua di Malang Raya.

Lokasi : Jl. Raya Candi V No.5D, Doro, Karangwidoro, Kec. Dau, Kabupaten Malang

6. Candi Sumberawan

Potret Candi Sumberawan (commons.wikimedia.org/Anandajoti Bhikkhu)

Candi Sumberawan merupakan situs purbakala unik di Malang yang dikenal sebagai satu-satunya candi berbentuk stupa Buddha di Jawa Timur. Peninggalan era Majapahit ini berada di kawasan lereng Gunung Arjuno dengan suasana alam yang masih sangat asri dan sejuk. Lokasinya dikelilingi hutan pinus serta area persawahan sehingga perjalanan menuju candi terasa tenang.

Daya tarik utama Candi Sumberawan terletak pada bentuk stupanya yang sederhana namun berbeda dari candi lain di Jawa Timur. Karena suasananya yang tenang dengan udara pegunungan yang segar, tempat ini sering dijadikan lokasi wisata sejarah, piknik santai, hingga tempat healing di tengah alam.

Lokasi : Sumberawan, Toyomarto, Kec. Singosari, Kabupaten Malang

7. Candi Jawar

Potret Candi Jawar (commons.wikimedia.org/Government of Malang)

Candi Jawar menjadi salah satu situs purbakala tersembunyi di lereng Gunung Semeru yang menawarkan panorama alam luar biasa. Kawasan ini menghadirkan suasana pegunungan yang sejuk dengan pemandangan langsung ke arah Semeru.

Meski akses jalannya cukup menantang, tempat ini populer di kalangan pecinta petualangan dan wisata sejarah. Struktur candinya masih memperlihatkan detail relief khas Majapahit dan suasana alam di sekitarnya membuat pengalaman berkunjung terasa berbeda dibanding wisata candi pada umumnya.

Lokasi :  Kaliputih Mulyosari, Area Sawah/Kebun, Argoyuwono, Kec. Ampelgading, Kabupaten Malang

Itulah rekomendasi wisata candi di Malang dan sekitarnya yang bisa jadi pilihan liburan bernuansa sejarah sekaligus alam. Mulai dari peninggalan Kerajaan Singasari, candi bercorak Buddha, hingga situs di lereng pegunungan, semuanya menawarkan pengalaman wisata yang unik dan menarik untuk dijelajahi saat berada di Malang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Topics

Editorial Team

Related Article