5 Wisata Candi di Pasuruan! Cocok buat Liburan Sekaligus Belajar Sejarah

- Pasuruan menawarkan wisata candi bersejarah peninggalan Singasari hingga Majapahit, memadukan edukasi budaya dengan panorama alam pegunungan yang sejuk dan asri.
- Lima candi populer seperti Candi Jawi, Belahan, Gunung Gangsir, Keboireng, dan Sepilar menampilkan keunikan arsitektur serta nilai sejarah berbeda di tiap lokasinya.
- Selain belajar sejarah, pengunjung bisa menikmati suasana tenang, udara segar, dan pemandangan hijau yang cocok untuk liburan santai maupun healing singkat.
Pasuruan tidak hanya dikenal dengan wisata alam dan pegunungannya, tetapi juga memiliki banyak situs candi bersejarah yang menarik untuk dikunjungi. Mulai dari peninggalan Kerajaan Singasari hingga Majapahit, deretan candi di Pasuruan menawarkan perpaduan wisata edukasi, budaya, dan panorama alam yang masih asri.
Berada di kawasan lereng pegunungan dengan udara yang sejuk, wisata candi di Pasuruan cocok dijadikan destinasi liburan santai sekaligus menambah wawasan sejarah. Selain melihat arsitektur kuno yang unik, pengunjung juga dapat menikmati suasana tenang dan pemandangan alam yang menenangkan di sekitar kawasan candi.
1. Candi Jawi (Prigen)
Candi Jawi merupakan salah satu peninggalan Kerajaan Singasari paling terkenal di Jawa Timur yang dibangun pada masa pemerintahan Raja Kertanegara. Candi ini memiliki bentuk unik karena memadukan unsur Hindu dan Buddha dalam satu bangunan, terlihat dari kaki candi bercorak Hindu dan bagian atasnya yang menyerupai stupa Buddha. Berada di kaki Gunung Penanggungan, suasana di sekitar candi terasa sangat sejuk dengan panorama pegunungan yang menambah kesan megah dan tenang.
Selain menjadi wisata sejarah, kawasan Candi Jawi juga cocok untuk bersantai karena area tamannya sudah tertata rapi. Pengunjung biasanya datang untuk menikmati suasana tenang sambil melihat detail relief kuno dan arsitektur khas era Singasari yang masih berdiri kokoh hingga sekarang.
Lokasi : Jl. Raya Candiwates, Jawi, Candi Wates, Kec. Prigen, Pasuruan, Jawa Timur
2. Candi Belahan / Candi Sumber Tetek (Gempol)
Candi Belahan atau Petirtaan Sumber Tetek merupakan situs bersejarah peninggalan Raja Airlangga yang dikenal sebagai tempat pemandian suci kerajaan pada masa Kerajaan Kahuripan. Tempat ini berada di lereng Gunung Penanggungan dengan suasana alam yang masih sangat asri dan udara pegunungan yang sejuk. Daya tarik utamanya terletak pada dua arca dewi dengan aliran air alami yang terus mengalir menuju kolam petirtaan kuno.
Masyarakat sekitar percaya air dari petirtaan ini memiliki nilai spiritual dan sering digunakan untuk ritual tertentu. Selain wisata sejarah, pengunjung juga bisa menikmati suasana pedesaan yang tenang dengan pepohonan rindang dan suara gemericik air yang membuat tempat ini terasa damai dan menenangkan.
Lokasi : Jl. Gempol - Mojokerto, Belahan Jowo, Wonosunyo, Kec. Gempol, Pasuruan, Jawa Timur
3. Candi Gunung Gangsir (Beji)
Candi Gunung Gangsir menjadi salah satu candi kuno di Pasuruan yang terkenal karena bentuk arsitekturnya yang unik dan berbeda dari kebanyakan candi di Jawa Timur. Bangunan berbahan bata merah ini memiliki perpaduan gaya Jawa Tengah dan Jawa Timur dengan detail relief tanaman, sulur, dan ornamen klasik yang masih terlihat jelas di beberapa bagian dinding candi.
Selain memiliki nilai sejarah tinggi, candi ini juga lekat dengan berbagai cerita rakyat dan nuansa mistis yang berkembang di masyarakat sekitar. Suasananya yang tenang di tengah area pedesaan membuat banyak pengunjung datang untuk menikmati wisata sejarah sambil berburu foto dengan latar bangunan kuno yang estetik.
Lokasi : Kebon Candi, Gununggangsir, Gn. Gangsir, Kec. Beji, Pasuruan, Jawa Timur
4. Candi Keboireng (Ngerong)
Candi Keboireng merupakan situs peninggalan era Majapahit yang berada di kawasan persawahan hijau dan lingkungan pedesaan yang masih asri. Situs ini pertama kali ditemukan warga setelah muncul bongkahan batu kuno di area ladang, lalu mulai diteliti karena diduga menjadi tempat pemujaan dan pendarmaan pada masa kerajaan Hindu kuno.
Walaupun sebagian bangunannya sudah tidak utuh, pengunjung masih dapat melihat struktur kaki candi, batu andesit, hingga beberapa relief khas Majapahit yang tersisa. Suasana di sekitar candi terasa sangat tenang karena dikelilingi rumpun bambu dan hamparan sawah, cocok untuk wisata sejarah sekaligus healing singkat jauh dari keramaian kota.
Lokasi : Keboireng, Ngerong, Kec. Gempol, Pasuruan, Jawa Timur
5. Candi Sepilar (Purwodadi)
Candi Sepilar menjadi salah satu situs purbakala paling unik di kawasan Gunung Arjuno karena memiliki bentuk punden berundak dengan tiga pilar batu besar yang berdiri di area terbuka. Situs ini dipercaya berasal dari masa akhir Majapahit dan sering dikaitkan dengan aktivitas spiritual masyarakat kuno di kawasan pegunungan yang dianggap suci.
Untuk mencapai lokasi candi, pengunjung harus melewati jalur pendakian yang cukup menantang di tengah hutan pegunungan dengan udara yang dingin dan berkabut. Selain menawarkan nilai sejarah yang kuat, kawasan Candi Sepilar juga memiliki panorama alam pegunungan yang indah sehingga sering menjadi tujuan pendaki maupun pencinta wisata sejarah.
Lokasi : Hutan, Tambak Sari, Kec. Purwodadi, Pasuruan, Jawa Timur
Deretan candi di Pasuruan menjadi destinasi menarik bagi wisatawan yang ingin menikmati liburan bernuansa sejarah dan budaya. Setiap candi memiliki ciri khas arsitektur serta cerita masa lampau yang membuat pengalaman wisata terasa lebih berkesan.
Dengan suasana alam yang masih hijau dan udara pegunungan yang segar, wisata candi di Pasuruan juga cocok untuk healing singkat bersama keluarga maupun teman.


















