Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Air Terjun Tersembunyi di Malang, Masih Alami
ilustrasi air terjun dari dekat (pexels.com/Adonyi Gábor)
  • Malang punya lima air terjun tersembunyi yang masih alami, seperti Coban Tarzan, Ringin Gantung, Coban Tundo, Air Terjun Manten, dan Coban Trisula.
  • Akses menuju lokasi-lokasi tersebut cukup menantang dengan jalur menanjak, licin, hingga tertutup semak, namun tersedia ojek warga untuk memudahkan perjalanan.
  • Setiap air terjun menawarkan keindahan alam khas pedesaan Malang dengan kebun warga dan suasana sejuk yang cocok untuk liburan akhir tahun.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Malang memang dikenal dengan pesona air terjunnya yang indah. Bahkan beberapa di antaranya masih alami dan belum banyak diketahui. Ada Coban Tarzan hingga Coban Trisula. Bisa menjadi destinasi wisata liburan di akhir tahun. Beberapa air terjun di Malang ini pun sudah dilengkapi transportasi ojek warga yang siap mengantar sampai tujuan. 

Berikut ini ada rekomendasi air terjun yang ada di Kota Bunga, indah banget!

1. Coban Tarzan

ilustrasi air terjun (pexels.com/Avery Nielsen-Webb)

Coban Tarzan masih satu wilayah dengan Coban Jahe. Untuk menuju ke sana harus berjalan kaki melewati bukit sekitar 200 meter. Meski tidak terlalu luas, namun lokasi area air terjun ini sering menjadi jujukan untuk gowes di akhir pekan. Serta dilengkapi tempat duduk dan meja kayu yang mungil berada di tengah air. 

Alamat: Dusun Krajan, Taji, Kecamatan Jabung

2. Ringin Gantung

ilustrasi air terjun (pexels.com/Tom Fisk)

Air terjun Ringin Gantung miliki akses yang cukup menantang. Untuk ke lokasi, pengunjung menghabiskan sekitar 1 kilometer perjalanan dari tempat parkir menuju coban. Dengan akses yang menanjak, berdebu, dan berpasir halus. 

Di sepanjang jalan, kamu akan disuguhkan keindahan kebun sayur warga yang sejuk. Untuk kamu yang tidak suka trekking, bisa sewa ojek mulai dari Rp 40 ribu-an. Fasilitas yang tersedia di sini pun sudah dilengkapi dengan warung, toilet, dan juga musala.

Alamat: Krajan, Duwet Krajan, Kecamatan Tumpang

3. Coban Tundo

ilustrasi air terjun (pexels.com/Tobi)

Masih alami dan tersembunyi, pengunjung harus melewati jalan makadam yang sedikit licin dan curam. Tak hanya itu saja, jalan setapak menuju ke coban pun tertutup oleh semak belukar dan ilalang. Di tengah jalan terdapat keindahan kebun salak dan kopi milik warga yang begitu subur.

Disarankan kamu dalam kondisi yang prima, serta menggunakan kendaraan roda dua, ya. Ada juga ojek warga di sekitar lokasi, kalau kamu tidak berani naik kendaraan sendiri.

Alamat: Gunung, Tambakasri, Kecamatan Sumbermanjing Wetan

4. Air Terjun Manten

Ilustrasi Air Terjun Kapas Biru (pinterest.com/Widya)

Disebut Coban Manten karena terdapat dua air terjun yang berdiri sejajar layaknya pasangan pengantin. Waktu yang akan ditempuh sekitar 2 jam dari pintu masuk Coban Rondo. Dengan mengikuti rute jalan yang telah disediakan. Akses menuju ke sana pun cukup memacu adrenalin. Maklum, harus memutari punggung bukit yang menanjak, menjumpai perkebunan warga, hingga menyusuri sungai.

Alamat: Krajan, Pandesari, Kecamatan Pujon

5. Coban Trisula

ilustrasi air terjun (pexels.com/Pixabay)

Berlokasi di atas Air Terjun Pelangi, coban ini masih sepi pengunjung. Loket masuk-nya berada di pintu utama Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Untuk sampai di sana, kamu harus melewati jalan yang terjal sekitar 2 kilometer. Bagi kamu yang suka trekking wajib banget coba ke sini. Hati-hati saat sedang musim hujan, karena akses menuju ke lokasi licin dan berlumpur.

Alamat: Dusun Ngadas, Kecamatan Poncokusumo

Disarankan untuk membawa peralatan dan bekal yang cukup. Maklum, lokasinya yang masih alami, belum banyak warung di sana.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team