Surabaya, IDN Times - Persebaya Surabaya mulai menunjukkan keseriusannya membangun skuad untuk menghadapi musim 2026/2027. Tim berjuluk Bajul Ijo resmi memperkenalkan lima pemain lokal anyar sekaligus, yakni Reza Arya Pratama, Syahrul Lasinari, Dicky Kurniawan, Ricky Pratama, dan Yusuf Meilana.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares menegaskan, kelima pemain tersebut direkrut bukan sekadar menambah kedalaman skuad, melainkan untuk menciptakan persaingan sehat di setiap posisi demi meningkatkan kualitas tim.
"Lima pemain lokal yang kami datangkan memiliki satu tujuan yang sama, yaitu meningkatkan kualitas dan kompetisi di dalam skuad. Jika ingin memiliki tim yang kuat, kami harus menciptakan persaingan yang sehat di setiap posisi," ujar Tavares, Rabu (17/6/2026).
Di posisi penjaga gawang, Persebaya mendatangkan Reza Arya Pratama yang akan bersaing dengan Ernando Ari. Menurut Tavares, Reza merupakan kiper berpengalaman yang masih memiliki potensi besar untuk berkembang.
"Reza adalah penjaga gawang yang memiliki kualitas, pengalaman, dan masih memiliki ruang besar untuk berkembang. Dia juga pernah menjadi bagian dari tim nasional, sama seperti Ernando," katanya. Persaingan di bawah mistar gawang dinilai akan membuat kualitas kedua kiper semakin meningkat sepanjang musim.
Sementara itu, di lini belakang Persebaya merekrut Syahrul Lasinari. Tavares mengaku sudah mengenal karakter pemain tersebut karena pernah bekerja sama sebelumnya.
"Syahrul memiliki pengalaman yang cukup baik dan mampu bermain di beberapa posisi di lini pertahanan. Kami berharap dia bisa kembali menemukan performa terbaiknya di Persebaya," katanya.
Pelatih asal Portugal itu menilai musim lalu bukan musim yang ideal bagi Syahrul karena sempat terkendala masalah kesehatan sehingga kehilangan banyak kesempatan bermain. Di sektor pemain lokal asal Surabaya, Persebaya memulangkan Dicky Kurniawan, jebolan Akademi Persebaya yang dinilai mengalami perkembangan signifikan dalam beberapa musim terakhir.
"Dicky adalah pemain yang pulang ke rumahnya sendiri. Kami melihat potensi besar dalam dirinya dan ingin membantunya berkembang menjadi pemain yang lebih matang," ucap Tavares.
Ia menambahkan, keberadaan pemain asli Surabaya memiliki nilai lebih karena memahami identitas dan budaya klub, terlebih Persebaya tengah menyongsong usia satu abad. "Menjelang usia 100 tahun Persebaya, kami ingin memiliki pemain yang benar-benar memahami arti lambang yang mereka kenakan," tegasnya.
Selain Dicky, Persebaya juga memboyong Ricky Pratama. Tavares menyebut Ricky merupakan pemain serba bisa yang kualitasnya sudah dikenalnya sejak lama. "Dia harus bekerja keras untuk membuktikan bahwa dirinya mampu kembali ke level performa terbaik dan membantu Persebaya mencapai target yang diinginkan," katanya.
Nama terakhir yang diperkenalkan adalah Yusuf Meilana. Meski musim lalu minim menit bermain bersama Bali United maupun Persik Kediri, Tavares menilai Yusuf tetap memiliki pengalaman dan fleksibilitas yang dibutuhkan tim.
"Kami percaya Yusuf memiliki kualitas yang pernah dia tunjukkan sebelumnya. Sekarang dia harus bekerja keras untuk mengembalikan level permainan terbaiknya," ucapnya.
Tavares menegaskan seluruh pemain baru kini memiliki tanggung jawab besar untuk membuktikan kualitasnya di lapangan. "Saya senang dengan pemain-pemain yang berhasil direkrut Persebaya. Sekarang tugas mereka adalah menunjukkan melalui kerja keras, latihan, dan performa di lapangan bahwa mereka pantas mengenakan jersey Persebaya dan menjadi bagian dari klub ini," pungkasnya.
