Surabaya, IDN Times - Atmosfer perombakan skuad Persebaya Surabaya mulai terasa usai kompetisi Super League berakhir. Dua pemain asing Bajul Ijo, Bruno Paraiba dan Gustavo Fernandes, resmi memberi sinyal perpisahan melalui unggahan Instagram Story mereka, Minggu (24/5/2026).
Bruno Paraiba menjadi sosok pertama yang menyampaikan salam perpisahan. Penyerang asal Brasil itu mengaku bersyukur pernah menjadi bagian dari Persebaya meski hanya menjalani masa singkat selama lima bulan.
“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada semua suporter dan semua yang menjadi bagian dari Persebaya. Terima kasih atas kasih sayang dan dukungannya selama lima bulan terakhir ini,” tulis Bruno.
Kepergian Bruno disebut tak lepas dari cedera yang dialaminya sejak Januari lalu. Cedera tersebut membuatnya harus menepi hampir dua bulan dan memengaruhi kelanjutan kariernya bersama Bajul Ijo.
“Saya mengalami cedera pada bulan Januari yang membuat saya harus absen dari lapangan selama hampir dua bulan,” ungkapnya.
Meski begitu, Bruno mengisyaratkan sebenarnya masih ingin bertahan di Surabaya. Namun keputusan akhir tetap berada di tangan pelatih dan manajemen klub.
“Akhirnya diputuskan bahwa klub tidak melanjutkan kerja sama dengan saya terutama dengan cedera yang saya alami,” lanjutnya.
Tak lama setelah unggahan Bruno, Gustavo Fernandes juga menyampaikan pesan emosional kepada manajemen, staf, pemain, dan Bonek. Bek asing tersebut mengaku enam bulan bersama Persebaya menjadi pengalaman yang akan selalu diingat dalam kariernya.
“Terima kasih kepada semua staf, pelatih, dan para pemain atas enam bulan yang telah kita lalui bersama,” tulis Gustavo di Instagram.
Ia juga memberi apresiasi khusus kepada suporter Persebaya yang disebut selalu memberikan dukungan penuh sepanjang musim. “Kalian luar biasa dan pantas mendapatkan yang terbaik,” tambahnya.
Ucapan perpisahan dua pemain asing ini makin memperkuat sinyal bahwa Persebaya tengah bersiap melakukan evaluasi besar untuk menyongsong musim depan. Sebelumnya, pelatih Bernardo Tavares juga mengakui manajemen dan tim pelatih masih menganalisis kebutuhan skuad sebelum menentukan daftar pemain yang dipertahankan maupun dilepas.
