Malang, IDN Times - Arema FC kembali kehilangan pemain pilarnya, kini giliran Dalberto Luan Bello yang dipastikan hengkang. Dalberto telah 2 musim memperkuat Singo Edan, selama 2 musim itu ia kokoh sebagai top skor tim.
Dalberto Hengkang, Arema FC Resmi Kehilangan Top Skornya

1. Dua musim berturut-turut menjadi top skor tim, Dalberto resmi meninggalkan Arema FC
Didatangkan oleh Manajemen Arema FC sejak 2024, Dalberto diberi tugas untuk memperkuat sektor penyerangan, dan ia mampu menjawab kepercayaan yang diberikan dengan performa impresif. Selama berseragam Arema FC, striker berusia 31 tahun tersebut mencatatkan total 68 penampilan dan berhasil membukukan 36 gol di berbagai ajang resmi.
Dalberto mencetak 2 gol pada ajang Piala Presiden 2024, 15 gol di kompetisi Liga 1 musim 2024/2025, serta 19 gol pada kompetisi Super League 2025/2026. Catatan tersebut menempatkan namanya sebagai salah satu mesin gol paling produktif yang dimiliki Arema FC dalam beberapa musim terakhir.
"Dalberto juga menjadi bagian dari keluarga besar Singo Edan yang turut melewati berbagai dinamika kompetisi bersama tim. Profesionalisme dan dedikasinya selama membela Arema FC meninggalkan kesan tersendiri bagi klub maupun Aremania," terang General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi pada Jumat (12/6/2026).
2. Meski berat, Arema FC mau tidak mau harus melepas Dalberto
Yusrinal menjelaskan kalau kontrak Dalberto telah habis pada 10 Juni 2026 dan kedua pihak sepakat untuk tidak melanjutkan kerja sama. Meski berat, Manajemen Arema FC harus merelakan pemain Brasil tersebut melanjutkan karir di klub lain. Tapi Yusrinal tetap menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kontribusi luar biasa yang telah diberikan Dalberto selama menjadi bagian dari Arema FC.
"Dalberto merupakan pemain yang memberikan kontribusi sangat besar bagi Arema FC. Ketajamannya di depan gawang, etos kerja, serta komitmennya untuk tim menjadikannya sosok penting dalam perjalanan kami selama dua musim terakhir. Atas nama manajemen, kami mengucapkan terima kasih atas dedikasi dan profesionalisme yang telah ia tunjukkan selama membela Arema FC," ujarnya.
3. Kepergian Dalberto merupakan awal perubahan radikal tim Arema FC
Kepergian Dalberto menjadi akhir dari sebuah perjalanan yang penuh kontribusi dan kenangan. Yusrinal menyebut kalau gol demi gol yang dipersembahkannya akan selalu menjadi bagian dari perjalanan Singo Edan dalam mengarungi kompetisi. Oleh karena itu, ia menyampaikan penghargaan dan rasa hormat atas pengabdian Dalberto selama dua tahun terakhir.
"Kami berharap Dalberto dapat meraih kesuksesan di klub barunya nanti. Semoga segala pengalaman yang diperoleh selama bersama Arema FC menjadi bekal berharga untuk terus berprestasi. Kami mendoakan yang terbaik bagi karier maupun kehidupan pribadinya. Terima kasih karena telah menjadi bagian dari keluarga besar Arema FC," pungkasnya.