Arema FC saat menghadapi PSS Sleman di Liga 1 Indonesia 2023/2024 putaran pertama. (instagram.com/pssleman)
Selain itu, Arema wajib menghindari kekalahan pada pertandingan lanjutan Liga 1 2023/2024. Mereka wajib mengemas poin, baik menang atau imbang saat menantang PSS Sleman pada pertandingan terdekat, Senin (15/4/2024). Itu wajib diupayakan agar Arema bisa menjaga rekor head to head dengan tim papan bawah Liga 1.
Rekor head to head wajib dijaga agar Arema unggul jika beberapa tim mendulang jumlah poin yang sama dengan mereka di klasemen akhir Liga 1 2023/2024. Sebab, regulasi Liga 1 menggunakan format rekor pertemuan sebagai tolok ukur utama untuk penentuan posisi. Kemudian, jika rekor head to head imbang, penentuan kedua akan diukur lewat jumlah selisih gol.
Bila berkaca pada fakta, Arema amat mungkin mengumpulkan jumlah poin yang sama dengan beberapa tim di klasemen akhir Liga 1 musim ini. Salah satunya dengan PSS. Maka dari itu, Arema wajib menghindari kekalahan dari Tim Super Elang Jawa pada pertandingan lanjutan Liga 1 terdekat. Ini berguna untuk menjaga keunggulan Singo Edan dari PSS jika meraih poin yang sama nantinya.
Diketahui, Arema sendiri unggul rekor head to head dari PSS. Itu terbukti setelah Singo Edan meraih kemenangan pada putaran pertama Liga 1 musim ini. Berlaga di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Arema menang 2-1 dari PSS ketika itu. Hasil ini tentu memberi keuntungan bagi Singo Edan. Bahkan, keunggulan rekor head to head dari PSS juga berdampak pada persaingan dengan klub papan bawah lainnya, seperti Bhayangkara FC, Persita Tangerang, dan RANS Nusantara.