Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Universitas Jember Sediakan Sidang Skripsi Mahasiswa Via Online

Universitas Jember Sediakan Sidang Skripsi Mahasiswa Via Online
Ilustrasi (IDN Times/Istimewa)
Share Article

Jember, IDN Times - Tidak hanya menggelar kuliah secara online, Universitas Jember menyediakan ujian skripsi via online di tengah masa pencegahan penyebaran virus corona. Ujian secara online digelar perdana oleh Program Studi (Prodi) Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP).

1. Mahasiswi cukup presentasi via online

Ujian skripsi via online. IDN Times/Istimewa
Ujian skripsi via online. IDN Times/Istimewa

Mahasiswi dari Prodi Administrasi Negara FISIP, Qutwatun Hasanah, menjadi yang pertama kali melakukan sidang skripsi secara online dengan menggunakan aplikasi Zoom berbayar.

“Dengan kemajuan teknologi, para dosen tetap bisa memberikan hak mahasiswa dengan memanfaatkan beragam aplikasi. Termasuk melakukan ujian skripsi,” ujar salah satu dosen penguji skripsi, Selfy Budi Helpiastuti, Selasa (7/4).

Menurut Selfy, pembatasan interaksi antar dosen dan mahasiswa bukan berarti menghentikan proses pembelajaran. Apa lagi menurutnya terkait ujian akhir yang memang sudah sejak lama diinginkan oleh mahasiswa sebagai ujung dari proses pendidikannya.

“Saya pikir ini adalah solusi yang bisa kita lakukan. Mahasiswa tinggal melakukan presentasi secara onine dirumah mereka dan kami para dosen penguji juga memperhatikan apa yang disampaikan di depan laptop masing-masing sembari menyimak naskah skripsi yang sudah dikirimkan sebelumnya,” kata Selfy.

2. Tetap sesuai tata tertib sidang

Sidang skripsi via online. IDN Times/Istimewa
Sidang skripsi via online. IDN Times/Istimewa

Meskipun ujian dilakukan secara online namun semua kegiatan ujian disesuaikan dengan aturan dan tata tertip sidang. Peserta ujian tetap diwajibkan mengenakan atribut lengkap seperti halnya menggunakan jas almamater dan dasi.

“Pokoknya sama seperti ujian biasanya hanya saja ini dilakukan secara online. Itu saja yang membedakan. Alhamdulillah setelah melalui semua tahapan ujian selama 2.5 jam, mahasiswa berhasil meraih nilai yang memuaskan,” jelasnya.

3. Kendala jaringan sinyal

Ilustrasi (IDN Times/Istimewa)
Ilustrasi (IDN Times/Istimewa)

Menurut Selfy adanya pembatasan interaksi antar mahasiswa dan dosen membuat para dosen harus kreatif dalam memanfaatkan teknologi untuk memeberikan perkuliahan. Seperti yang dia lakukan misalnya, dengan memanfaatkan aplikasi Zoom berbayar dirinya tetap bisa memberikan perkuliahan seperti biasanya.

“Hanya saja kendalanya beberapa mahasiswa yang rumahnya di pelosok desa sedikit kesulitan. Bahkan ada salah satu mahasiswa saya harus pergi ke tengah sawah hanya untuk mendapatkan jaringan internet. Tapi semuanya masih bisa mengikuti seluruh perkuliahan online yang saya berikan,” ujarnya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Mohamad Ulil Albab
EditorMohamad Ulil Albab

Latest News Jawa Timur

See More

Milos Cabut dari Persebaya, Tinggalkan Sindiran untuk 'Satu Orang'

01 Jun 2026, 20:31 WIBNews