Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Simpan Ekstasi dan Sabu Dalam Kos, Pria di Gresik Ini Ditangkap Polisi

Simpan Ekstasi dan Sabu Dalam Kos, Pria di Gresik Ini Ditangkap Polisi
IDN times/Sukma Shakti
Share Article

Gresik, IDN Times - Kepolisian Resort (Polres) Gresik dan jajarannya, terus menekan peredaran narkoba di Kota Pudak. Oleh karena itu, seluruh jajaran Polsek di Gresik diminta untuk melakukan operasi di wilayahnya masing-masing.

Hasilnya, Polsek Duduk Sampeyan berhasil menangkap seorang pria yang diduga sebagai pengedar sabu. Penangkapan pria berinisial DK itu dilakukan polisi, pada Jumat (1/2) siang. 

"Ada pria yang memiliki atau menyimpan narkoba jenis sabu dan obat keras berbahaya," kata Kapolsek Duduk Sampeyan, AKP I Made Jati Negara, pada Minggu (3/2).

1. Polisi menyergap DK di kosnya

(Ilustrasi ditahan) IDN Times/Sukma Shakti
(Ilustrasi ditahan) IDN Times/Sukma Shakti

AKP I Made Jati Negara mengatakan pada awalnya, polisi mendapat informasi dari masyarakat jika yang mempunyai sabu di kos daerah Kebomas. Untuk mengeceknya, Polsek Duduk Sampeyan mengirimkan beberapa polisi ke kos tersebut.

Polisi berpakaian preman lalu mendatangi kos itu untuk memantau dan mengintai kos tersebut. Setelah dipastikan informasi dari masyarakat itu valid, kata Made, polisi kemudian meminta bantuan ibu pemilik kos untuk menggedor salah satu kamar di sana.

"Begitu keluar, DK langsung disergap," katanya, pada Minggu (3/2).

2. Polisi temukan pil ekstasi dan sabu-sabu saat menggeledah

IDN Times/Sukma Shakti
IDN Times/Sukma Shakti

Made menjelaskan, DK sempat berkelit ketika diminta polisi menunjukkan narkotika yang dimilikinya. Melihat DK berkelit, polisi langsung menggeledah kamar kosnya dan menemukan 10 butir pil ekstasi jenis ineks, tujuh poket narkotika jenis sabu dengan berat masing-masing 4,31 gram.

"Polisi juga menemukan satu buah timbangan elektrik, lima baterai kecil untuk timbangan, 2 unit HP, dan alat isap sabu," katanya.

3. Polisi sudah lama intai pelaku

Ilustrasi (IDN Times/Sukma Shakti)
Ilustrasi (IDN Times/Sukma Shakti)

AKP I Made Jati Negara mengatakan, DK sebetulnya sudah diincar polisi sejak lama. Akan tetapi, DK selalu berhasil lolos dan menghilangkan jejaknya saat akan disergap polisi.

”Sudah kami periksa dan ditetapkan tersangka. Sekarang sudah ditahan di Mapolsek,” ujar mantan Kapolsek Kedamean itu.

4. Narkoba dan miras didapat dari luar Gresik

IDN Times/Sukma Shakti
IDN Times/Sukma Shakti

Sementara itu, Kapolres Gresik, AKBP Wahyu Sri Bintoro, mengatakan jika instansi yang dipimpinnya berkomitmen untuk menekan peredaran narkotika. Oleh karena itu, Polres Gresik melakukan operasi untuk mempersempit ruang gerak para pelaku.

Menurut Wahyu, Polres Gresik juga menekan peredaran miras yang biasanya berasal dari luar kota. Karena itulah, polisi juga gencar lakukan operasi di wilayah perbatasan Gresik.

”Jangan sampai ada miras atau narkoba yang masuk. Harus diantisipasi,” pungkas lulusan Akpol 1998 itu.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Edwin Fajerial
EditorEdwin Fajerial

Latest News Jawa Timur

See More

KONI Jatim Dorong Pelatih Perbakin Terduga Pelaku Pelecehan Ditindak

10 Jun 2026, 22:01 WIBNews