Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You
    It helps you see more of our articles when you search on Google
    RSU Haji Pastikan Pasien COVID-19 Meninggal Murni Bunuh Diri
    Ilustrasi Bunuh Diri (IDN Times/Arief Rahmat)

    Surabaya, IDN Times - Kasubag Humas Rumah Sakit Umum (RSU) Haji, Sukolilo, Surabaya, Djati Setyoputro memastikan bahwa pasien positif COVID-19, berinsial MS (43) meninggal dunia murni karena bunuh diri. Dia diduga depresi sehingga nekad melompat dari lantai 6 Gedung Al-Aqsa RSU Haji, Kamis (30/7/2020).

    1. Dirawat di Gate 9 Lantai 6 Gedung Al-Aqsha RSU Haji

    Ilustrasi virus corona (IDN Times/Arief Rahmat)

    Djati menjelaskan kronologi pasien tersebut masuk rumah sakit hingga meninggal akibat bunuh diri. Mulanya MS ditempatkan di ruang isolasi UGD RSU Haji. Karena hasil screening-nya positif COVID-19, maka dipindahkan ke Gedung Al-Aqsha.

    "Dilakukan perawatan di isolasi di lantai 6 Gedung Al-Aqsha," ujar Djati.

    Dalam perawatannya, Djati menekankan pihaknya sudah memakai SOP yang ada. Semua pasien juga dipantau secara ketat. "Kita di ruang selalu pantau, kebetulan pasien itu ditaruh di gate nomor sembilan," ucap dia.

    2. Malam hari saat dirawat terjadi kejanggalan

    Ilustrasi virus corona (IDN Times/Arief Rahmat)

    Sebelum kejadian bunuh diri, lanjut Djati, pasien sudah menjalani observasi. Dia juga dipasang oksigen, masker dan semua perlengkapan sesuai dengan penanganan pasien COVID-19. Kejanggalan terjadi pasa malam hari, pasien diketahui melepas maskernya dengan alasan tidak bisa nafas.

    "Tapi perawat selalu mengingatkan memasang masker. Perawat yang shift pada malam itu ada lima orang," kata dia.

    3. Pagi harinya pasien melompat lewat jendela

    Ilustrasi virus corona. IDN Times/Arief Rahmat

    Menjelang pagi, ada dua perawat meninggalkan ruangan karena melaksanakan salat Subuh secara bergantian dengan perawat lainnya. Ternyata ketika kembali, pasien MS sudah tidak ada di tempat. Dicari di toilet juga tidak ada.

    "Diketahui pasien sudah di bawah, yang mengetahui itu Satpol PP. Gak bergerak artinya meninggal," terang Djati. Pasien itu melompat melalui jendela.

    4. Jenazahnya dievakuasi polisi, dibawa ke RSUD dr. Soetomo

    Ilustrasi jasad. (IDN Times/Mardya Shakti)

    Mengetahui hal tersebut, pihak rumah sakit langsung menghubungi polisi setempat, dalam hal ini Polsek Sukolilo. "Polisi mengatakan jangan diubah dulu posisinya (jenazah) karena mau dilakukan penyelidikan. Setelah datang dan diselidiki, jenazah itu dibawa ke (RSUD dr.) Soetomo untuk autopsi," jelasnya.

    Curated For You

    Editorial Team

    Related Article