Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Raih Emas Panjat Tebing Dunia, Putra Tri Ramadani Bakal  Bonus dari Umsura
Putra Tri Ramadani di babak kualifikasi Lead Putra di World Climbing series Wujiang 2026. (Dok. FPTI)
  • Putra Tri Ramadani meraih medali emas kategori lead putra di World Climbing Series 2026 di Praha, menjadi atlet Indonesia dan Asia Tenggara pertama yang menjuarai nomor tersebut.
  • Mahasiswa Manajemen Umsura ini mengungguli atlet Jepang Neo Suzuki dan Austria Jakob Schubert dengan skor 43 poin, setelah sebelumnya menembus final di dua seri kejuaraan dunia.
  • Universitas Muhammadiyah Surabaya akan memberikan bonus sebagai bentuk apresiasi atas prestasi Putra yang mengharumkan nama kampus dan Indonesia di ajang panjat tebing dunia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Surabaya, IDN Times - Peraih medali emas World Climbing Series 2026 kategori lead putra, Putra Tri Ramadani bakal mendapat bonus hadiah dari kampus tempatnya belajar, Universitas Muhammadiyah Surabaya (Umsura) atas prestasi yang diukir. Putra berhasil mengukir sejarah pada kompetisi yang berlangsung di Praha, Ceko, pada Senin (8/6/2026) lalu.

Prestasi tersebut menjadikan Putra sebagai atlet panjat tebing Indonesia pertama sekaligus atlet asal Asia Tenggara pertama yang berhasil merebut medali emas pada nomor lead di ajang World Climbing Series.

Putra saat ini merupakan atlet panjat tebing yang kini menempuh pendidikan di Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Umsura.

Mahasiswa semester empat itu mengumpulkan 43 poin untuk mengungguli atlet Jepang, Neo Suzuki, yang meraih 39 poin. Sementara posisi ketiga atau medali perunggu diraih atlet Austria, Jakob Schubert.

Keberhasilan ini menjadi pencapaian terbesar Putra setelah melewati tiga seri kejuaraan dunia panjat tebing. Pada dua seri sebelumnya, ia berhasil menembus babak final, sebelum akhirnya meraih gelar juara pada seri di Praha.

Capaian tersebut merupakan hasil dari perjalanan panjang yang dimulai dari bawah. Kariernya mulai menanjak saat berhasil meraih medali emas pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur di Situbondo pada 2022. Prestasi itu mengantarkannya masuk dalam program pemusatan latihan daerah (Puslatda) Jawa Timur.

Sejak saat itu, prestasinya terus meningkat melalui berbagai kejuaraan nasional maupun kejuaraan terbuka dengan torehan medali emas. Puncaknya terjadi pada Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024, ketika Putra berhasil memborong lima medali emas nomor lead, baik kategori perorangan maupun beregu. Hasil tersebut mengantarkannya bergabung dengan pemusatan latihan nasional (Pelatnas) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI).

Rektor Universitas Muhammadiyah Surabaya, Mundakir, mengaku bangga atas pencapaian mahasiswanya yang berhasil menjadi atlet Asia Tenggara pertama peraih emas World Climbing Series nomor lead.

“Kalau saya lihat videonya, Mas Putra tampil sangat impresif di partai final dengan membukukan skor 43, unggul atas para pesaingnya dari negara-negara kuat panjat tebing dunia. Ini momen yang sangat bersejarah bagi panjat tebing Indonesia. Medali emas pertama Indonesia, tentu seluruh civitas akademika Umsura sangat bangga,” ujar Mundakir melalui keterangan tertulis.

Mundakir menambahkan, apresiasi atas prestasi tersebut juga akan diberikan dalam bentuk bonus dari universitas.

“Nanti kami akan mengundang Putra ke universitas usai pertandingan. Ini memang sudah menjadi tradisi di Umsura untuk memberikan bonus kepada atlet yang mengharumkan nama universitas dan Indonesia di kancah dunia,” katanya.

Editorial Team

Related Article