Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Prabowo Pamer MBG-KDMP di Muktamar Ke-35 NU
Prabowo saat membuka Muktamar NU di Jombang, Kamis (27/8/2026). Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden
  • Prabowo Subianto memaparkan program MBG dan KDMP pada Muktamar Ke-35 NU, sambil mengklaim sejumlah capaian pemerintahan dalam hampir dua tahun masa jabatannya.

  • Prabowo menyebut MBG telah menjangkau 62 juta penerima manfaat melalui puluhan ribu dapur umum, namun mengakui program tersebut masih memiliki banyak tantangan dan kekurangan.

  • Ia mengklaim Indonesia telah swasembada pangan, menargetkan swasembada energi, serta menyoroti El Nino, pemberantasan korupsi, dan penghematan ratusan triliun untuk rakyat miskin.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jombang, IDN Times- Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto pamer program prioritasnya saat sambutan di acara Muktamar Ke-35 Nahdlatul Ulama (NU), Kamis (27/8/2026). Program itu, mulai dari Makan Siang Gratis (MBG) hingga Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Dalam sambutan itu, Prabowo mengklaim, belum dua tahun menjabat, ia telah mencapai beberapa hal. Untuk itu, ia optimis bahwa Indonesia akan bangkit

"Indonesia Insyaallah akan bangkit. Saya hampir 2 tahun jadi presiden, saya terima kasih dukungan Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, dengan belum sampai 2 tahun kita telah mencapai prestasi besar," ungkap dia.

Ia mengklaim, capaian itu salah satunya adalah berhasil swasembada pangan. Bahkan, Pihaknya optimis sebentar lagi Indonesia akan swasembada energi.

"Kita sudah swasembada pangan, sebentar lagi kita akan swasembada energi, Insyaallah dalam waktu tidak lama, kita tidak perlu impor terlalu banyak BBM dari manapun," ungkap dia.

Dalam forum tersebut Prabowo kembali memamerkan progam unggulannya, Makan Siang Gratis (MBG). Saat ini, program itu diklaim telah menjangkau 62 juta penerima manfaat.

"Kita telah bangun puluhan ribu dapur umum MBG. MBG sudah sekarang dinikmati 62 juta penerima manfaat," ucapnya.

Prabowo mengklaim, program tersebut telah membantu banyak pihak, mulai anak-anak, ibu hamil dan orangtua mendapatkan gizi yang baik. Tetapi, ia menyadari, MBG adalah program yang perlu dievaluasi.

"MBG adalah program yang besar, tantangannya banyak, kekurangannya banyak tapi kita akan selesaikan semua tantangan tersebut, karena yang penting adalah manfaat harus diterima oleh semua anak-anak kita, dan semua, ibu-ibu hamil, dan semua orangtua lansia," jelasnya.

Kemudian, dia juga menyinggung soal program prioritas lainnya, yakni Koperasi Desa Merah Putih (KDMP). Ia menjamin, melalui koperasi tersebut, masyarakat akan mendapatkan harga bahan pokok yang telah disubsidi.

"Dan Sebentar lagi Koperasi Desa Merah Putih akan beroperasi, kita akan menjamin semua barang disubsidi rakyat akan sampai ke rakyat dengan harga serendah-rendahnya, harga subsidi, barang subdisi boleh diperdagangkan dan tidak akan diperdagangkan," sebut dia.

Di samping pamer program, pihaknya juga menyebut bahwa Indonesia menghadapi berbagai tantangan. Salah satunya bencana alam yang disebabkan oleh El Nino.

"Saudara-saudara prestasi kita cukup, tantangan kita banyak, cuaca El Nino yang sangat kuat karena kita hidup di gugusan pulau yang sangat makmur, tapi penuh tantangan-tantangan alam, tapi negara kita kuat. Dan semakin kuat, karunia dari yang maha besar sangat besar," tuturnya.

Meski begitu, Prabowo tetap optimis Indonesia akan menjadi negara kuat. Terlebih Indonesia merupakan negara yang memiliki sumber daya alam yang kaya.

"Saya kerap lihat hasil kita sekarang. Kita temukan ladang-ladang gas, ladang emas, yang luar biasa kekayaaan saya, saudara-saudara percaya sama saya. Indonesia akan bangkit dengan luar biasa dan tidak akan ada yang membendung kita," ungkap Prabowo.

Baginya, yang terpenting bangsa Indonesia harus berani, termasuk berani membrantas korupsi. Sebab, menurutnya, kekayaan Indonesia banyak lari ke luar negeri karena korupsi.

" Yang penting kita harus berani memberantas korupsi. Karena korupsi ini yang mengakibatkan kekayaan kita dibawa lari ke luar negeri. Kita menutup, kita mulai menghentikan itu, Insyaallah , negara kota akan tambah kuat," ujarnya.

Terakhir, dia juga menyinggung soal penghemat anggaran negara. Menurutnya, pemerintahan yang dipimpinnya ini berhasil menghemat ratusan triliun. Uang tersebut nantinya digunakan untuk membantu rakyat miskin.

"Dari penghematan-penghematan kita, sudah ratusan triliun kita berhasil hemat. Uang itu lah yang akan kita gunakan untuk sebesar-besarnya membantu rakyat yang paling miskin, paling tidak berdaya," pungkas dia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article