Blitar, IDN Times - Jumlah korban tewas dalam peristiwa ledakan petasan di Dusun Sadeng, Dusun Sadeng, Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar bertambah 3 orang. Dengan ini total korban meninggal sebanyak 4 orang. Mereka merupakan satu keluarga. Jenazah satu orang korban ditemukan dalam kondisi utuh. Sedangkan 3 lainnya terpental hingga sejauh 100 meter dari sumber ledakan.
Korban Tewas Ledakan Petasan di Blitar Dipastikan 4 Orang

1. Potongan tubuh terpental 100 meter
Petugas Resob Potensi Basarnas, Eko, mengatakan pihaknya saat ini sedang melakukan penyusuran untuk menemukan potongan bagian tubuh korban. Saat ini yang sudah ditemukan adalah potongan setengah badan tanpa tangan. Potongan ini ditemukan warga di areal persawahan di sisi timur rumah yang menjadi sumber ledakan. "Dipastikan ini milik korban dalam peristiwa ledakan petasan," ujarnya, Senin (20/02/2023).
2. Korban masih miliki hubungan keluarga
Korban pertama yang ditemukan tewas adalah Sudarman. Lansia ini merupakan pemilik rumah tempat menyimpan bubuk petasan. Selain itu terdapat 3 orang lain yang berada di rumah tersebut. Mereka adalah Widodo dan Arifin yang merupakan anak Sudarman dan Wawa, kerabat ipar Arifin. Untuk diketahui, dalam peristiwa ledakan hebat ini, empat orang sudah dipastikan tewas. Jasad Sudarman ditemukan langsung pasca kejadian dalam kondisi utuh.
3. Ledakan terjadi Minggu malam
Temuan potongan tubuh korban ledakan petasan ini langsung dievakuasi oleh petugas. Proses penyusuran jenazah juga masih dilakukan petugas. Selain itu Polisi juga menunggu kedatangan Tim Labfor Polda Jawa Timur, untuk melakukan olah TKP. Sebelumnya ledakan petasan terjadi pada Minggu (19/02/2023) malam. Besarnya ledakan membuat 25 rumah hancur. Selain itu beberapa rumah juga mengalami kerusakan parah.