Kediri, IDN Times - Mesin organisasi Nahdlatul Ulama (NU) mulai dipanaskan menjelang gelaran Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU 2026. Sejumlah petinggi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) turun langsung ke Pondok Pesantren Al Falah Ploso, Kediri, untuk memastikan kesiapan tuan rumah yang akan menjadi pusat konsolidasi nasional warga nahdliyin pada 20-22 Juni mendatang.
Kunjungan tersebut dipimpin langsung Rais Aam PBNU, KH Miftachul Akhyar, didampingi Wakil Rais Aam PBNU KH Anwar Iskandar, Rais Syuriah PBNU KH Prof M Nuh, serta Sekretaris Jenderal PBNU KH Saifullah Yusuf alias Gus Ipul. Selain membahas berbagai isu keagamaan dan kebangsaan, forum tersebut juga akan menentukan lokasi dan jadwal pelaksanaan Muktamar ke-35 NU.
Gus Ipul mengatakan, kedatangan jajaran PBNU ke Ploso bukan hanya untuk mengecek kesiapan teknis dan fasilitas pelaksanaan acara. Lebih dari itu, rombongan PBNU datang untuk meminta doa restu kepada Pengasuh Ponpes Al Falah Ploso, KH Nurul Huda Djazuli, yang merupakan salah satu ulama kharismatik di lingkungan NU.
"Rais Aam menyampaikan terima kasih kepada Kiai Nurul Huda Djazuli dan seluruh keluarga besar Pondok Pesantren Al Falah Ploso. Beliau juga memohon doa restu agar Munas dan Konbes berjalan lancar, menghasilkan keputusan yang baik, dan penuh keberkahan," ujar Gus Ipul, Minggu (7/6/2026).
Gus Ipul menambahkan, restu para ulama memiliki makna penting bagi perjalanan organisasi NU. Karena itu, PBNU sengaja datang langsung ke Ploso untuk meminta dukungan moral dan spiritual sebelum forum besar tersebut digelar.
"Kami datang untuk memohon doa dan restu kepada Kiai Nurul Huda Djazuli. Semoga Munas dan Konbes NU dapat berjalan lancar, penuh keberkahan, dan menghasilkan keputusan-keputusan terbaik untuk jam'iyah Nahdlatul Ulama," katanya.
Dalam kesempatan itu, PBNU juga memastikan kesiapan sarana dan prasarana yang telah disiapkan pesantren. Dukungan penuh dari keluarga besar Ponpes Al Falah Ploso dinilai menjadi modal penting bagi suksesnya pelaksanaan Munas dan Konbes.
"Kami sungguh bersyukur karena Pesantren Ploso telah siap mendukung pelaksanaan Munas dan Konbes. Dukungan ini tentu sangat berarti bagi PBNU sebagai penyelenggara," tuturnya.
Pria yang juga Menteri Sosial ini mengapresiasi kekompakan para pengasuh, pengurus, hingga santri yang terlibat dalam persiapan acara. "Kami berterima kasih kepada seluruh pengasuh, para gus, pengurus, dan para santri yang telah mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik. Ini menunjukkan semangat khidmah dan kebersamaan yang luar biasa," tambahnya.
PBNU juga memastikan KH Nurul Huda Djazuli telah memberikan doa dan restu bagi kelancaran pelaksanaan Munas dan Konbes. "Alhamdulillah, Kiai Nurul Huda Djazuli juga mendoakan agar Munas dan Konbes NU berjalan lancar dan penuh berkah. Ini menjadi bekal batin yang sangat penting bagi kami," pungkasnya.
