Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Dinkop: Verifikasi 4.099 KDKMP Jatim Dikebut Bulan Ini
Ilustrasi Koperasi Desa Merah Putih. (IDN Times/Khusnul Hasana)
  • Sebanyak 4.099 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Jawa Timur ditargetkan menyelesaikan verifikasi dan validasi bulan ini agar dapat segera masuk tahap operasional.
  • Pemprov Jatim meminta kabupaten/kota membentuk tim verval dan menerbitkan SK, lalu memeriksa kondisi gerai berdasarkan titik yang terdaftar dalam sistem Simkopdes.
  • Baru sekitar 26 daerah memiliki SK tim verval; hasil pemeriksaan akan dikirim ke Kementerian Koperasi untuk menentukan gerai siap beroperasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
bulan ini

Sebanyak 4.099 gerai KDKMP di Jawa Timur ditargetkan rampung menjalani verifikasi dan validasi untuk mempercepat operasional.

Senin (21/9/2026)

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jatim Endy Alim Abdi Nusa menyatakan sekitar 5.000 gerai telah berdiri, dengan 4.099 gerai masuk target verval.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Sebanyak 4.099 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Jawa Timur ditargetkan menyelesaikan verifikasi dan validasi bulan ini sebagai tahap menuju operasional.
  • Who?
    Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur, pemerintah kabupaten/kota, tim verval daerah, Kementerian Koperasi, pengurus koperasi, serta pelaksana pembangunan Agrinas dan TNI terlibat dalam proses ini.
  • Where?
    Verifikasi dilakukan pada gerai KDKMP di berbagai kabupaten dan kota Jawa Timur, dengan lokasi pemeriksaan ditentukan melalui sistem Simkopdes.
  • When?
    Target verval ditetapkan selesai pada September 2026. Keterangan mengenai percepatan proses disampaikan Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jatim Endy Alim Abdi Nusa pada Senin, 21 September 2026.
  • Why?
    Verval dilakukan mengikuti arahan pemerintah pusat untuk mempercepat operasional gerai KDKMP yang telah dibangun dan menentukan gerai yang siap memasuki tahap operasional.
  • How?
    Pemprov meminta daerah membentuk tim melalui SK, lalu tim memeriksa kondisi faktual gerai bersama unsur perangkat daerah, mendokumentasikan hasilnya, dan menyampaikannya kepada Kementerian Koperasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di Jawa Timur, 4.099 toko koperasi desa dan kelurahan sedang dicek bulan ini. Pemerintah daerah membuat tim untuk datang melihat toko-toko itu. Baru sekitar 26 daerah punya surat tim. Setelah dicek, hasilnya dikirim ke Kementerian Koperasi. Toko yang siap boleh mulai buka, lalu pengurus dan manajer menjalankannya.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Percepatan verifikasi 4.099 gerai KDKMP menunjukkan upaya terkoordinasi agar infrastruktur koperasi yang telah dibangun dapat segera dimanfaatkan. Keterlibatan tim lintas perangkat daerah dan penggunaan data Simkopdes memberi proses pemeriksaan dasar yang terarah, sementara hasilnya membuka jalan bagi pengurus serta manajer koperasi untuk mulai menjalankan fungsi operasional.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya, IDN Times - Sebanyak 4.099 gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Jawa Timur (Jatim) ditargetkan rampung diverifikasi dan divalidasi (verval) pada bulan ini. Langkah ini menjadi pintu masuk agar ribuan gerai yang telah dibangun dapat segera dioperasionalkan.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Jatim, Endy Alim Abdi Nusa mengatakan, dari sekitar 5.000 gerai KDKMP yang telah berdiri di Jatim, sebanyak 4.099 gerai masuk dalam daftar yang harus diverifikasi dan divalidasi.

“Di Jawa Timur itu yang sudah jadi sekitar 5.000, tapi yang masuk di dalam target verifikasi dan validasi 4.099,” ujarnya, Senin (21/9/2026).

Verval ini dilakukan menindaklanjuti arahan pemerintah pusat untuk mempercepat operasional KDKMP. Secara nasional, pemerintah menargetkan sekitar 14.000 koperasi yang menjalani verval.

Jatim menjadi salah satu provinsi dengan porsi terbesar karena jumlah desa dan kelurahan yang relatif banyak. Dari total 8.494 KDKMP di Jatim, tidak seluruhnya masuk dalam tahap verval kali ini. “Yang jadi 100 persen hanya 5.000 sekian. Jadi itu enggak semuanya bisa terverval, hanya 4.099,” kata Endy.

Untuk mengejar target tersebut, Pemprov Jatim telah meminta pemerintah kabupaten/kota mempercepat pembentukan tim verval. Instruksi disampaikan kepada para sekretaris daerah kabupaten/kota yang menjadi bagian dari satgas percepatan, dengan kepala dinas koperasi sebagai wakilnya.

Tim daerah diminta segera menerbitkan surat keputusan (SK) tim verval. Setelah SK terbit, tim langsung turun ke titik-titik gerai yang telah ditentukan melalui sistem Simkopdes.

Pemeriksaan dilakukan bersama sejumlah perangkat daerah, antara lain unsur pekerjaan umum, pemberdayaan masyarakat dan desa, DPMPTSP, serta inspektorat.

“Langsung bergerak ke titik-titik di mana, misalnya 4.099, di daerah Gresik ada 250, titik-titiknya itu kita download dari Simkopdes. Nanti bersama tim datang ke masing-masing lokasi untuk cek kondisi,” jelasnya.

Namun, percepatan tersebut masih menghadapi persoalan administratif. Endy menyebut baru sekitar 26 daerah yang telah memiliki SK tim verval. Sebagian lainnya masih dalam proses di tingkat kepala daerah maupun bagian hukum.

“Kami berharap ada percepatan. Formatnya sudah ada SK itu, tinggal meniru dari teman-temannya yang lain. Cuma persoalannya harus melalui bagian hukum dulu, belum lagi habis itu ke Pak Sekda,” katanya.

Dalam pelaksanaan verval, tim daerah tidak melakukan audit teknis terhadap pembangunan gerai. Pemeriksaan dilakukan berdasarkan kondisi faktual yang terlihat di lapangan dan dilaporkan sebagai dokumentasi.

Endy menegaskan, verval tersebut tidak serta-merta mengalihkan tanggung jawab pelaksanaan pembangunan gerai kepada pemerintah daerah. “Kita tidak punya tanggung jawab, artinya tidak melepaskan tanggung jawab pelaksana, waktu itu kan Agrinas dan TNI,” tegasnya.

Hasil pemeriksaan kemudian akan disampaikan kepada Kementerian Koperasi sebagai dasar untuk menentukan gerai yang dapat masuk tahap operasional. Setelah dinyatakan siap, pengurus koperasi dapat menjalankan kegiatan operasional. Pada tahap itulah manajer mulai menjalankan fungsi pengelolaan koperasi.

Curated For You

Editorial Team

Related Article