Banyuwangi, IDN Times - Pariwisata menjadi salah satu sektor yang paling terdampak pandemik COVID-19. Seperti halnya di Banyuwangi, sejak merebaknya virus SARS CoV-2, ratusan wahana wisata nan indah di sini harus ditutup operasionalnya oleh Bupati Abdullah Azwar Anas.
Akibat ditutupnya pariwisata ini ternyata berdampak besar pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) Banyuwangi. Anas sapaan akrabnya telah mengasumsikan, jika kondisi seperti ini berlangsung sampai Desember mendatang, PAD Banyuwangi defisit sejumlah Rp500 miliar.
Namun, angin segar diterima oleh pria yang juga politisi PDI-Perjuangan dari Menteri Pariwisata (Menpar), Wishnutama Kusubandio. Dia mendapat informasi ada program menarik bagi Banyuwangi dalam waktu dekat.
