Banyuwangi, IDN Times - Jumlah penumpang KMP Tunu Pratama Jaya yang ditemukan terus bertambah. Total saat ini ada sebanyak 33 penumpang. Rinciannya sebanyak 29 orang selamat dan empat meninggal dunia. Sisanya 32 orang dalam pencarian alias masih hilang.
"Korban selamat beragam cara. Mulai dari menggunakan skoci, yang awal itu, ada yang terdampar di Pantai menggunakan pelampung. Mereka ditemukan di Perairan Gilimanuk," ujar Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, Kamis (3/7/2025).
Para korban selamat, kata Nanang, sudah diamankan di ASDP gilimanuk. Mereka dalam kondisi kelelahan. "Yang meninggal ditemukan berdekatan. Sekarang dibawa ke RSUD Jembrana," ucapnya.
Saat ini, sambungnya, Basarnas bersama tim gabungan lainnya berupaya melakukan pencarian. Skema pola pencarian, yakni enam jam pertama mencari di titik kejadian. Lalu bergeser. "Kalau hari ini tidak ketemu semua kami akan menggeser lebih luas area pencarian," terang Nanang.
"Saat ini pencarian ada 15 kapal fokus pencarian. Karena Selat Bali cukup padat, maka kami mengimbau kapal lain ataupun nelayan agar melaporkan kalau ada yang melihat korban. Kami juga menggerakkan helikopter dan drone," pungkasnya.
Sebelumnya, Basarnas telah mengumpulkan kronologi tragedi tenggelamnya KMP Tunu Pratama Jaya di perairan Selat Bali pada Rabu (2/7/2025) malam. Selain itu pencarian korban pun terus dilakukan oleh tim gabungan.
"Berdasarkan informasi kejadian dari KSOP Tanjungwangi Banyuwangi, KMP Tunu Pratama Jaya ini berlayar pukul 22.56 WIB dari Pelabuhan Ketapang ke Gilimanuk," ujar Kepala Kantor SAR Surabaya, Nanang Sigit, Kamis (3/7/2025).
Sekitar pukul 23.16, kapal tersebut mengirimkan sinyal permintaan pertolongan. Lantaran mengalami kebocoran mesin kapal. Hanya berselang sebentar, KMP Tunu Pratama Jaya black out.
"Pukul 23.20 WIB distress. Pukul 23.35 WIB, kapal tenggelam terlihat dari petugas jaga Syahbandar," kata Nanang.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
33 Penumpang KMP Tunu Pratama Jaya Ditemukan, Pencarian Pakai Drone

Operasi SAR KMP Tunu Pratama Jaya (Dok.IDN Times/istimewa)
Curated For You
- [INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial 09 Sep 2026, 13:52 WIB
- 18 Korban KMP Tunu Ditemukan di Pesisir Selatan Bali03 Jul 2025, 09:40 WIB
- Penegakan Hukum Keracunan MBG Dipertanyakan, 11 Tokoh Bersuara21 Sep 2026, 07:00 WIB
Editorial Team
EditorZumrotul Abidin
Related Article
8 Wisata Bukit di Jawa Timur Ini Punya Pemandangan Super Keren27 Sep 2026, 04:50 WIB
Sudah Bawa Jimat, Komplotan Curanmor di Surabaya Lumpuh Didor Polisi26 Sep 2026, 18:41 WIB
Jenazah Taruno Korban KM Virgo Tiba di Madiun, Tangis Keluarga Pecah26 Sep 2026, 18:40 WIB
Kepala Sekolah SMPN 18 Malang Resmi Dilaporkan Polisi26 Sep 2026, 14:12 WIB
Pemkot Surabaya Larang Kegiatan Donasi Ilegal di CFD hingga Jalan Tunjungan26 Sep 2026, 14:07 WIB
DJP Jatim Lelang 69 Aset Sitaan Pajak Senilai Rp29,82 Miliar26 Sep 2026, 14:06 WIB
UINSA Percepat Pemilihan Rektor Sesuai PMA Nomor 6826 Sep 2026, 13:01 WIB
Plt Rektor Mulai Benahi Polemik di UINSA26 Sep 2026, 11:56 WIB
Persebaya Muda Siap Tempur Demi Juara Piala Soeratin di Kandang26 Sep 2026, 09:40 WIB
PELNI Surabaya Minta Penumpang Waspada Penipuan Tiket Kapal 25 Sep 2026, 20:02 WIB
Viral Kepsek SMPN 18 Malang Tampar Siswa, Langsung Dinonaktifkan25 Sep 2026, 20:01 WIB
Juru Masak SPPG di Surabaya Gelapkan Minyak Jelantah hingga 8 Jeriken 25 Sep 2026, 18:10 WIB
Muzakki Sudah Mundur dari Rektor, Kampus UINSA Masih Disegel25 Sep 2026, 17:14 WIB
Muncul Asap di PTC Surabaya, Kebakaran Padam dalam 12 Menit25 Sep 2026, 14:19 WIB
KPK Sita Uang Pungli Ratusan Juta dari Kanwil BPN Jatim25 Sep 2026, 14:05 WIB
Hindari Bisnis di Sekolah, Surabaya Samakan Seragam Batik SD-SMP25 Sep 2026, 11:14 WIB
Potensi Transaksi Misi Dagang Jatim dan Arab Saudi Capai Rp6,71 triliun25 Sep 2026, 11:05 WIB
Belum Operasional, Kanopi KDKMP Magetan Malah Roboh25 Sep 2026, 11:03 WIB
Anggota Satpol PP Halangi Ambulans Bawa Jenazah, Kasat: Salah Paham25 Sep 2026, 10:25 WIB
KPK Geledah Kanwil BPN Jatim 11 Jam, Bawa Koper dan Kardus25 Sep 2026, 09:39 WIB