Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

306 Pelajar SMA di Madiun Masuk ODR Corona Setelah Pulang dari Bali

306 Pelajar SMA di Madiun Masuk ODR Corona Setelah Pulang dari Bali
Siswa SMAN 1 Mejayan Kabupaten Madiun baru datang dari Bali. IDN Times/Nofika Dian Nugroho
Share Article

Madiun,IDN Times – Ratusan siswa kelas XI dan guru SMA Negeri 1 Mejayan, Kabupaten Madiun yang mengikuti tur ke Bali masuk dalam daftar orang dengan risiko (ODR) virus corona atau Covid-19. Sebab, Pulau Dewata termasuk daerah yang merawat pasien terifeksi virus corona dan akhirnya meninggal.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes setempat Amam Santosa, mengatakan, pihaknya melakukan pemantauan secara intensif kepada anggota rombongan yang tiba di Madiun pada Minggu siang (15/3).

“Kondisi mereka kemarin dinyatakan sehat. Tapi, kami terus memantau,” ujar dia, kepada IDN Times, Senin (16/3).

1.Warga diminta aktif berkoordinasi dengan petugas kesehatan

(Ilustrasi virus corona) IDN Times/Arief Rahmat
(Ilustrasi virus corona) IDN Times/Arief Rahmat

Pemantauan dilakukan oleh petugas puskemas di wilayah tempat tinggal para ODR virus corona. Tidak hanya di Kecamatan Mejayan, namun juga Pilangkenceng, Balerejo, dan Wonoasri yang merupakan asal para siswa dan tujuh guru pendamping tur.

Hingga kini, Amam menuturkan, tidak ditemukan adanya indikasi yang mengarah pada penularan virus corona. Meski demikian, ia juga berharap agar ratusan ODR itu bersikap aktif untuk memeriksakan diri kepada petugas pelayanan kesehatan jika mengalami gejala demam, batuk, dan pilek.

2.Rombongan diminta pulang oleh bupati

Pelajar SMAN 1 Mejayan, Kabupaten Madiun baru turun dari bus yang mengangkutnya selama tour di Bali. IDN Times/Nofika Dian Nugroho
Pelajar SMAN 1 Mejayan, Kabupaten Madiun baru turun dari bus yang mengangkutnya selama tour di Bali. IDN Times/Nofika Dian Nugroho

ODR virus corona yang merupakan anggota rombongan kegiatan berwisata ke Bali itu terdiri 313 orang, baik siswa dan guru pendamping. Mereka berangkat berlibur pada Jumat dini hari (13/3). Jadwal tur itu harusnya berakhir pada Selasa (17/3). Namun, terpaksa dihentikan dan rombongan pulang lebih cepat ke Madiun agar tidak tertular Covid-19.

Rombongan diminta untuk pulang oleh Bupati Madiun Ahmad Dawami Ragil Saputro. Perintah itu diterima Kepala SMAN 1 Mejayan Yayuk Nuryanto melalui sambungan telepon seluler pada Sabtu pagi, 14 Maret 2020.

3.Rombongan berangkat karena Bali tetap terbuka untuk wisatawan

Sejumlah pelajar SMAN 1 Mejayan, Kabupaten Madiun baru tiba dari tour yang tidak tuntas di Bali. IDN Times/Nofika Dian Nugroho
Sejumlah pelajar SMAN 1 Mejayan, Kabupaten Madiun baru tiba dari tour yang tidak tuntas di Bali. IDN Times/Nofika Dian Nugroho

Yayuk yang tidak ikut Bali meneruskan pesan itu kepada pimpinan rombongan. Setelah membicarakan dengan anggota rombongan yang merupakan siswa kelas XI, mereka sepakat untuk pulang kembali ke Madiun. “Untuk mengantisipasi penularan virus corona dan memang benar ini perintah pak bupati,” ujar dia.

Dia menambahkan, rombongan tur berangkat sebelum ada penetapan kejadian luar biasa (KLB) corona di Solo, Jawa Tengah. Selain itu, destinasi wisata di Bali juga masih dibuka untuk wisatawan.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Nofika Dian Nugroho
EditorNofika Dian Nugroho

Latest News Jawa Timur

See More

Polisi Buru Pelaku Pembunuhan Perempuan di Putat Jaya Surabaya

27 Jun 2026, 19:55 WIBNews