Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Mentas dari Sanksi PSSI, Arema FC Masih Pusing Cari Stadion
Penampakan Stadion Gajayana. (instagram.com/stadion.gajayana)

Malang, IDN Times - Arema FC akhirnya menyelesaikan Liga 1 Musim 2022/2023. Musim ini dilalui Arema FC denga cukup berat. Performa tim yang tidak konsisten ditambah terjadinya Tragedi Kanjuruhan pada 01 Oktober 2022 membuat tim ini juga terdampar dari segi mental.

Hasilnya juga Arema FC mendapatkan sanksi larangan bermain di Malang oleh Komisi Disiplin (Komdis) PSSI sampai akhir musim. Mereka lalu di tolak untuk bermain di Jawa Tengah, Yogyakarta, hingga Bali. Mereka akhirnya menjadikan Stadion Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK) Jakarta Selatan sebagai homebase sementara.

Dengan berakhirnya kompetisi musim ini, artinya berakhir juga sanksi yang diberikan kepada Arema FC. Namun, masih jadi pertanyaan stadion mana yang akan dipilih Singo Edan sebagai homebase.

1. Kemungkinan besar Arema FC akan menjadikan Stadion Gajayana Kota Malang sebagai homebase Liga 1

Manajer Tim Arema FC, Wiebie Dwi Andriyas. (Instagram/wiebie_andriyas76)

Stadion Kanjuruhan Pasca-Tragedi Kanjuruhan sudah dinyatakan tidak layak untuk menyelenggarakan pertandingan sekelas Liga 1. Selain itu, kerusakan akibat Target Kanjuruhan juga belum diperbaiki. Stadion ini juga rencananya akan direnovasi oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Republik Indonesia (RI).

Oleh karena itu, satu-satunya stadion yang tersisa di Malang hanya Stadion Gajayana yang berkapasitas 25 ribu penonton. Selama ini Stadion Gajayana memang menjadi homebase kedua Singo Edan seandainya tidak bermain di Kanjuruhan. Stadion Gajayana sendiri beralamat di Jalan Tangkuban Perahu, Kauman, Kecamatan Klojen, Kota Malang.

"Kita sudah mengajukan di Stadion Gajayana. Tapi ada beberapa hal yang harus dibenahi," terang Manajer Tim Arema FC, Wiebie Dwi Andriyas saat dikonfirmasi pada Senin (17/08/2023).

2. Stadion Gajayana diragukan kelayakannya untuk menjalankan pertandingan Liga 1

Ilustrasi Stadion dengan fasilitas single seat. (ANTARA FOTO/Fauzan)

Muncul pertanyaan apakah Stadion Gajayana masih layak digunakan untuk melangsungkan pertandingan Liga 1. Pasalnya Stadion Kanjuruhan yang fasilitasnya lebih lengkap saja dianggap tidak layak oleh Menteri PUPR RI, Basuki Hadimuljono beberapa waktu lalu.

Menanggapi hal tersebut, Pengusaha NZR Grup ini mengaku belum bisa memastikan apakah Stadion Gajayana akan disetujui oleh PT Liga Indonesia Baru. Namun, manajemen Arema FC memastikan akan membuat langkah antisipasi jika Stadion Gajayana dianggap tidak layak.

"Ya kita masih memikirkan beberapa poin stadion yang akan kita pakai. Kemungkinan belum tau ini mana yang layak kalau di Jawa Timur apakah di Blitar atau Sidoarjo," ucapnya.

Yang pasti kini Arema FC tengah berkoordinasi dengan Dispora Kota Malang untuk ijin pemakaian Stadion Gajayana. Sehingga kedepannya ia berharap Pemerintah Kota Malang bisa melengkapi kekurangan fasilitas di Stadion Gajayana untuk kompetisi Liga 1.

3. Tim Arema FC hanya dapat jatah libur 2 Minggu setelah berakhirnya kompetisi Liga 1

Para pemain Arema FC dengan apparel SAE. (Instagram/aremafcofficial)

Manajemen Arema FC langsung meliburkan tim setelah pertandingan pamungkas melawan Bhayangkara FC pada 14 April 2023. Namun pemain-pemain Singo Edan hanya akan dapat jatah libur sekitar 2 Minggu saja. Rencananya pada awal Mei 2023 mereka akan kembali berkumpul.

"Kita belum menentukan tepatnya tanggal berapa, tapi mereka akan dikumpulkan pada awal Mei. Sekarang pemain dipersilahkan pulang kampung untuk libur lebaran," terang General Manajer Arema FC, Yusrinal Fitriandi.

Ia berharap liburan yang diberikan manajemen bisa dimanfaatkan oleh para pemain semaksimal mungkin. Pasalnya sepanjang putaran kedua mereka haris berjauhan dari keluarga karena bermarkas di Jakarta.

"Kita berharap lebaran tahun ini bisa memberi pengaruh positif kepada para pemain. Pasalnya musim ini kompetisi Liga 1 sangat ketat juga," tuturnya.

Nantinya setelah pemain dikumpulkan kembali, mereka akan membahas persiapan kompetisi Liga 1 Musim 2023/2024. Arema FC diminta tampil lebih baik dari musim ini yang tercecer di peringkat 12.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article