Fernando Valente Ogah Disebut Gagal Menangani Arema FC

Malang, IDN Times - Arema FC mengakhiri putaran pertama Liga 1 Musim 2023/2024 dengan mengecewakan. Pasalnya mereka gagal memenuhi target untuk keluar dari zona degradasi dan masih terjerembab di peringkat 16 di papan klasemen dengan koleksi 14 poin dari 17 pertandingan. Tentu ini bukan sinyal yang baik untuk perjalanan selanjutnya pada putaran kedua Liga 1.
Arema FC bahkan gagal mendapatkan satupun kemenangan dalam 3 pertandingan terakhir mereka. Arema FC dikalahkan oleh Borneo FC dan PSM Makassar, kemudian ditahan imbang oleh Madura United.
1. Pelatih Arema FC tetap berpendapat perjalanan mereka sejauh ini sukses meskipun tidak memenuhi target

Pelatih Arema FC, Fernando Valente mengatakan jika mereka masih bisa dibilang sukses meskipun belum keluar dari zona degradasi. Pasalnya Singo Edan berada di posisi juru kunci atau peringkat 18 saat Fernando tiba di Malang, tapi kini mereka telah naik 2 peringkat sehingga lebih dekat untuk lolos dari jurang degradasi.
"Kita harus pahami tentang masalah apa yang dihadapi tim ini misalnya kita tidak punya kondisi yang bagus untuk latihan, kita tidak punya suporter, kita punya banyak pemain muda di tim, dan saya datang baru 2 bulan lalu," terangnya saat dikonfirmasi pada Minggu (29/10/2023).
Menurutnya, mereka telah sukses melakukan pekerjaan sejauh ini dengan berbagai masalah yang dihadapi. Para pemain Singo Edan telah mengalami peningkatan yang luar biasa pada setiap pertandingan, tapi ia tidak tahu apa yang akan terjadi kedepannya.
"Saya kira tidak tahu apa yang terjadi di depan. Tapi pada akhir musim kita akan lihat tim seperti apa yang kita punya. Jadi kita tidak tahu akan berhenti di mana (pada akhir musim), karena kita tidak bisa kontrol hasil," jelasnya.
Fernando mengatakan jika kini Arema FC telah bisa menjadi masalah bagi tim-tim papan atas Liga 1. Oleh karena itu, ia percaya Singo Edan akan meraih banyak kemenangan pada laga-laga selanjutnya dan mengumpulkan poin untuk bebas dari zona degradasi.
2. Fernando Valente mengatakan jika proses perkembangan Arema FC tidak memiliki batas waktu

Fernando selalu mengatakan jika timnya tengah berproses saat ini, namun ketika disinggung terkait kapan proses ini akan membuahkan hasil, ia tidak memberi jawaban pasti. Menurutnya, sebuah proses di Arema FC akan berjalan selamanya. Pasalnya dalam sepakbola, proses perkembangan sebuah tim akan selalu berjalan mulai dari melakukan pertandingan, mengevaluasi kesalahan, meningkatkan permainan, kemudian melakukan pertandingan selanjutnya.
"Kita mencoba untuk bermain saling terhubung, jadi yang paling penting juga memberikan kepercayaan diri kepada pemain untuk bisa bermain, untuk bisa saling terkoneksi. Tapi dalam proses ini tidak ada batasnya, yaitu kita butuh waktu untuk memberikan perubahan-perubahan itu otomatis membutuhkan waktu," ujarnya.
Pada setiap pertandingan, ia mengatakan jika Arema FC telah berjuang untuk menunjukkan progres tersebut. Salah satunya dengan menunjukkan penguasaan bola yang dominan, namun menurutnya kadang hal tersebut todak cukup. Ada faktor-faktor lain yang memiliki pengaruh signifikan dalam pertandingan, sapah satunya adalah keberuntungan.
"Kita tahu Persita kemarin menang tanpa mencetak gol, dan kadang di sepak bola itu terjadi. Persita menang 2-1 tanpa mencetak gol dan lawan mencetak 3 gol, tapi mereka (Persis Solo) kalah 2-1. Saya tidak bisa berharap sama Tuhan agar kita bisa dapat gol sendiri," ucapnya.
3. Bek Arema FC percaya pelatih mereka akan menyelamatkan tim dari zona degradasi

Bek Arema FC, Syaeful Anwar mengaku frustrasi dengan hasil imbang melawan Madura United. Pasalnya mereka menargetkan kemenangan saat menjamu Laskar Sapeh Kerrab kemarin. Namun ia tetap bersyukur pertandingan berakhir dengan skor 1-1, pasalnya mereka hampir saja menelan kekalahan jika tidak ada gol penalti Gustavo Almeida.
"Kita yakin sebagai pemain kita akan keluar dari zona ini (degradasi). Kita percayakan semua kepada pelatih dan akan mengikuti instruksi darinya, kita bekerja sama dengan pelatih, pelatih punya cara dan kita harus melakukannya. Yang jelas kita yakin keluar dari zona degradasi," tandasnya.
Menurutnya, perjalanan Arema FC belum berakhir, masih ada 17 pertandingan lainnya pada putaran kedua Liga 1, artinya mereka masih memiliki banyak waktu untuk berusaha keluar dari zona degradasi. Oleh karena itu, ia percaya pelatih asal Portugal ini akan memikirkan cara agar Singo Edan selamat.


















