Nyaris Kalah dari Madura United, Fernando Valente: Ini Keberuntungan

Malang, IDN Times - Arema FC nyaris kalah pada pekan ke 17 Liga 1 Musim 2023/2024. Pada laga melawan Madura United pada Minggu (29/10/2023) di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Bali, Arema FC berhasil menyamakan kedudukan pada menit-menit akhir. Madura United unggul pebih dulu melalui gol dari Luiz Marcelo Morais dos Reis alias Lulinha pada menit 66, kemudian disamakan melalui penalti dari Gustavo Almeida pada menit 78.
Hasil ini bukan kabar baik bagi kedua tim, Madura United harus tersalip oleh Persib Bandung sehingga turun ke peringkat 3 dengan koleksi 31 poin. Sementara Arema FC masih tertahan di peringkat 16 dengan koleksi 14 poin.
1. Fernando Valente mengakui Arema FC bisa selamat karena keberuntungan

Pelatih Arema FC, Fernando Valente mengatakan jika Madura United tidak memiliki kesempatan menciptakan peluang pada babak pertama karena Singo Edan tampil solid dan mendominasi penguasaan bola. Namun pada babak kedua, Laskar Sapeh Kerrab telah panas sehingga mulai berhasil menciptakan berbagai peluang. Puncaknya Lulinha berhasil menciptakan gol dari kakinya melalui situasi crossing.
"Mereka bertarung sampai akhir pertandingan dan menciptakan beberapa situasi dan akhirnya kita bisa imbang. Tapi pada 10 menit terakhir kita mencoba untuk mau memenangkan pertandingan dan tidak mau kalah," terangnya saat dikonfirmasi pada Minggu (29/10/2023).
Fernando Valente mengakui jika mereka sangat beruntung ketika mendapatkan penalti usai Gustavo Almeida dilanggar Wawan Hendrawan pada menit 77. Sehingga wajah mereka bisa terselamatkan dari hasil memalukan di kandang sendiri.
"Jadi kadang kita butuh keberuntungan, Madura juga ada keberuntungan. Saya pikir hasil draw ini adalah hasil yang sangat bagus buat kedua tim. Kita dapat satu poin untuk bisa keluar dari zona degradasi," jelasnya.
2. Fernando Valente mengakui kualitas Madura United layak berada di papan atas

Fernando mengatakan jika pertandingan melawan Madura United sangat keras dan memeras emosi. Dan pada saat kondisi seperti ini, seharusnya mereka tidak kebobolan lebih dulu. Namun, ia mengapresiasi usaha pemain-pemain mudanya yang berusaha mencetak gol hingga menit-menit akhir.
Ia mengatakan bahwa Madura United melakukan pertandingan yang bagus dan mereka adalah tim yang kuat. Tapi menurutnya Arema FC juga memiliki peluang untuk mencetak lebih dari 1 gol, tapi semuanya kandas di barisan pertahanan lawan.
"Kualitas Madura memang layak membuat mereka berada di klasemen atas, tim yang bertarung untuk memenangkan liga. Tentu saja mereka memiliki banyak pemain dengan pengalaman yang begitu banyak," ucapnya.
3. Arema FC belajar dari setiap pertandingan dan berkembang setiap minggunya

Lebih lanjut, pelatih 64 tahun ini mengatakan jika mereka belajar banyak dari pertandingan melawan Madura United. Mereka masih memiliki kelemahan dalam hal finishing touch dan pertahanan, dan ini akan diperbaiki sebelum pertandingan melawan Dewa United pada Kamis (2/11/2023). Ini bukan laga yang mudah, Dewa United sebelumnya berhasil menumbangkan Madura United di kandangnya.
"Kita membutuhkan waktu untuk membuat tim yang konsisten dan kompetitif. Tentu saja kita terus berkembang, jadi pertandingan kemarin memberikan cara terbaik untuk mempersiapkan tim di pertandingan selanjutnya," ujar pelatih berkebangsaan Portugal ini.
Arema FC dihadapkan pada pertandingan pertandingan yang sulit, sebelumnya mereka menghadapi Borneo FC, PSM Makassar, dan Madura United. Selanjutnya mereka akan bertemu Dewa United dan Persib Bandung yang menguasai papan atas.
"Itulah yang kita siapkan setiap pertandingan demi pertandingan, di mana kita melawan 5 tim bagus itu ujian bagi Arema. Kita mencoba untuk tidak kalah dan mencoba untuk menang," pungkasnya.


















