Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Arema FC Tabuh Genderang Perang Soal Legalitas Logo Singa Bertindik
Logo Arema Singa Bertindik. (Instagram/@arema_pesantren_lintas_brantas)
  • Arema FC menggugat klaim Endah Noveni atas logo Singa Bertindik dan resmi mendaftarkannya ke DJKI untuk melindungi identitas klub yang dianggap memiliki nilai historis penting.
  • Manajemen Arema FC menegaskan proses pendaftaran logo berjalan sesuai prosedur hukum, sambil menunggu legalitas resmi sebagai dasar kuat untuk langkah hukum dan administratif berikutnya.
  • Meski nantinya legalitas logo diperoleh, Arema FC tidak bisa langsung mengganti logo karena harus menyesuaikan dengan kontrak sponsor, aset digital, serta kerja sama komersial yang sudah berjalan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Malang, IDN Times - Perang perebutan atas hak logo Arema Singa Bertindik mencapai puncaknya. Setelah beberapa saat mengendap, akhirnya perang terbuka di meja Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual (DJKI). Ini terjadi setelah sebelumnya Endah Noveni tiba-tiba mengklaim kepemilikan logo tersebut di website DJKI pada 7 April 2026.

1. Arema FC tabuh genderang perang, kini ikut mendaftarkan logo Arema Singa Bertindik di DJKI

General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Usai mengetahui logo Arema Singa Bertindik diklaim oleh pihak Endah Noveni beberapa waktu lalu, PT Arema Aremania Bersatu Berprestasi Indonesia (AABBI) langsung mengajukan keberatan. PT AABBI menilai kalau logo Arema Singa Bertindik adalah bagian dari identitas klub yang memiliki sejarah panjang dan melekat dalam perjalanan Arema. Oleh karena itu, perlu adanya tindakan hukum untuk melindungi identitas tersebut.

"Oleh karena itu, kamk juga telah mengajukan pendaftaran logo Singa Bertindik melalui jalur resmi kepada Direktorat Jenderal Kekayaaan Intelektual. Saat ini, seluruh proses administrasi dan legal yang dibutuhkan masih berjalan sesuai tahapan yang berlaku," terang General Manager Arema FC, Yusrinal Fitriandi pada Jumat (12/6/2026).

2. Arema FC menegaskan jika pendaftaran logo Arema Singa Bertindik lewat jalur yang resmi

Aremania saat sedang mendukung Arema FC. (IDN Times/Alfi Ramadana)

Yusrinal menegaskan kalau pihaknya berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait guna memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur. Ia juga menekankan bahwa pendaftaran yang diajukan Arema FC saat ini masih berada pada jalur yang semestinya.

"Saat ini prosesnya masih berjalan dan berada pada jalur yang semestinya atau on track. Kami menghormati seluruh mekanisme yang berlaku dan memilih mengikuti setiap tahapan secara profesional," tegasnya.

Saat ini, pria yang akrab disapa Inal ini menyampaikan jika fokus utama Manajemen Singo Edan adalah menunggu terbitnya legalitas resmi atas pendaftaran yang telah diajukan. Legalitas tersebut nantinya akan menjadi dasar hukum yang kuat bagi klub untuk melangkah ke tahapan berikutnya.

"Setelah seluruh dokumen dan pengesahan tersebut diterbitkan, barulah kami memiliki dasar hukum yang kuat untuk melangkah ke tahap berikutnya. Karena itu, kami berharap semua pihak dapat memahami bahwa proses ini membutuhkan waktu dan tidak dapat dilakukan secara instan," jelasnya.

3. Setelah legalitas logo Arema Singa Bertindik didapat, Arema FC tidak bisa langsung berganti logo

Pemasangan kembali logo Arema FC di Kandang Singa oleh Aremania. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Lebih lanjut, Yusrinal mengingatkan jika Arema FC tidak bisa serta merta berganti logo meskipun berhasil mendapatkan legalitas atas logo Arema Singa Bertindik. Pasalnya Arema FC memiliki berbagai kerja sama strategis yang harus diperhatikan dan disesuaikan terlebih dahulu. Perubahan logo akan berdampak pada materi promosi, aset digital, merchandise, dokumen korporasi, perlengkapan pertandingan, hingga berbagai kerja sama komersial yang telah berjalan.

"Arema FC adalah perusahaan yang memiliki banyak kerja sama strategis dengan sponsor, vendor, mitra produksi, partner komersial, hingga berbagai pihak lain yang terlibat dalam operasional klub. Kami harus memastikan seluruh pihak yang bekerja sama dengan Arema FC mendapatkan informasi dan waktu penyesuaian yang cukup. Ada kontrak yang berjalan, ada materi produksi yang sudah dibuat, ada inventaris yang masih digunakan, serta berbagai aspek bisnis lainnya yang harus diperhitungkan secara cermat," pungkasnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article