Kota Madiun, IDN Times – Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun, mengingatkan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Madiun agar tidak ragu menjalankan tugas dan mengambil kebijakan sesuai aturan, meski daerah tersebut tengah menjadi sorotan pasca Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
OTT KPK yang menjerat Wali Kota nonaktif Maidi pada Senin (19/1/2026) disebut Bagus Panuntun tidak boleh menghambat jalannya pemerintahan maupun pelayanan publik. Ia menegaskan, seluruh agenda Pemkot Madiun tetap berjalan sesuai perencanaan.
“Kalau semua bersama-sama, masyarakat dan seluruh ASN bergerak, insyaallah semua agenda bisa berjalan dengan lancar,” ujar Bagus Panuntun, Senin (2/2/2026).
Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) itu mengakui, amanah sebagai Plt Wali Kota membawa tanggung jawab besar di tengah dinamika politik dan hukum yang terjadi.
Namun, menurutnya, kondisi tersebut justru harus dijadikan momentum untuk memperkuat tata kelola pemerintahan yang profesional dan berintegritas.
Bagus Panuntun juga menyinggung adanya kekhawatiran ASN dalam mengambil keputusan pasca-OTT. Ia menegaskan, setiap aparatur telah dibekali pedoman kerja dan aturan yang jelas.
“Tidak perlu ragu, mereka pasti tahu tugas dan tanggung jawabnya,” tegasnya.
Ia berharap seluruh ASN tetap bekerja secara profesional, mematuhi aturan, serta menjaga integritas demi menjaga stabilitas pemerintahan dan kepercayaan publik terhadap Pemkot Madiun.
“ASN sudah disumpah. Bahkan, Panca Prasetya Korpri itu diucapkan setiap Senin sebagai pengingat,” tandas Bagus Panuntun.
Bagus Panuntun menekankan, fokus utama pemerintah daerah saat ini adalah memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal dan pembangunan Kota Madiun tidak terhenti, meski situasi politik dan hukum tengah menjadi perhatian nasional.
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
OTT KPK di Madiun, Plt Wali Kota Ingatkan ASN Tak Ragu Ambil Kebijakan

Plt Wali Kota Madiun, F. Bagus Panuntun. IDN Times/Riyanto.
Curated For You
- [INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial 09 Sep 2026, 13:52 WIB
- Penegakan Hukum Keracunan MBG Dipertanyakan, 11 Tokoh Bersuara21 Sep 2026, 07:00 WIB
Editorial Team
EditorFaiz Nashrillah
Related Article
Diinstruksikan AHY, Demokrat Gelar Ini saat HUT di Jatim27 Sep 2026, 14:44 WIB
KPK Temukan USD dan SGD di BPN Jatim, Jadi Petunjuk Baru27 Sep 2026, 14:43 WIB
Korban Ungkap Kronologi Jadi ART hingga Didenda Rp3,5 Juta27 Sep 2026, 14:42 WIB
ART Disebut Tak Bisa Pulang karena Denda Rp3,5 Juta27 Sep 2026, 12:03 WIB
Ekosistem Halal Jatim Makin Gemuk, 703.853 Sertifikat Terbit 1,8 Juta27 Sep 2026, 09:46 WIB
Bidik Pasar Arab Saudi, Potensi Transaksi Misi Dagang Tembus Rp6,7 T27 Sep 2026, 09:45 WIB
Cerita Manajer KDKMP, SK Pegawai BUMN Tapi di Tengah Tambak27 Sep 2026, 09:41 WIB
10 Ide Foto Prewed Unik ala Korea yang Hemat Budget27 Sep 2026, 09:07 WIB
8 Wisata Bukit di Jawa Timur Ini Punya Pemandangan Super Keren27 Sep 2026, 04:50 WIB
Sudah Bawa Jimat, Komplotan Curanmor di Surabaya Lumpuh Didor Polisi26 Sep 2026, 18:41 WIB
Jenazah Taruno Korban KM Virgo Tiba di Madiun, Tangis Keluarga Pecah26 Sep 2026, 18:40 WIB
Kepala Sekolah SMPN 18 Malang Resmi Dilaporkan Polisi26 Sep 2026, 14:12 WIB
Pemkot Surabaya Larang Kegiatan Donasi Ilegal di CFD hingga Jalan Tunjungan26 Sep 2026, 14:07 WIB
DJP Jatim Lelang 69 Aset Sitaan Pajak Senilai Rp29,82 Miliar26 Sep 2026, 14:06 WIB
UINSA Percepat Pemilihan Rektor Sesuai PMA Nomor 6826 Sep 2026, 13:01 WIB
Plt Rektor Mulai Benahi Polemik di UINSA26 Sep 2026, 11:56 WIB
Persebaya Muda Siap Tempur Demi Juara Piala Soeratin di Kandang26 Sep 2026, 09:40 WIB
PELNI Surabaya Minta Penumpang Waspada Penipuan Tiket Kapal 25 Sep 2026, 20:02 WIB
Viral Kepsek SMPN 18 Malang Tampar Siswa, Langsung Dinonaktifkan25 Sep 2026, 20:01 WIB
Juru Masak SPPG di Surabaya Gelapkan Minyak Jelantah hingga 8 Jeriken 25 Sep 2026, 18:10 WIB