Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Karthulta Semeru Meluas 10 Haktare, Helikopter Water Bombing Diterjunkan
Para relawan tengah memadamkan Karhutla di kawasan Gunung Semeru. (Dok. TNBTS).
  • Karhutla di Gunung Semeru, Lumajang, meluas dari 4 hektare pada 27 Agustus 2026 menjadi 10 hektare pada 28 Agustus 2026.
  • BPBD Jawa Timur mengerahkan tim gabungan jalur darat dan helikopter PK-DAP untuk observasi serta water bombing di titik api dan kepulan asap.
  • Pemadaman terkendala kabut, asap tebal, dan tebing curam; sekitar 170 pendaki di Ranu Kumbolo telah dievakuasi dalam kondisi sehat.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Lumajang, IDN Times - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Semeru, Lumajang, Jawa Timur, meluas hingga 10 hektare. Satu helikopter yang membawa perlengkapan water bombing dikerahkan untuk membantu menangani kebakaran tersebut.

Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur, luas area yang terbakar meningkat dari 4 hektare pada Kamis (27/8/2026) menjadi 10 hektare pada Jumat (28/8/2026).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jatim, Satriyo Nurseno, mengatakan penanganan karhutla dilakukan melalui jalur darat dan udara. Upaya pemadaman melalui jalur darat dilakukan oleh tim gabungan.

"Helikopter PK-DAP melaksanakan observasi di area Gunung Semeru dan melakukan water bombing (WB) di daerah yang terpantau adanya kepulan asap atau titik api," ujar Satriyo.

Menurut Satriyo, upaya pemadaman terkendala kondisi cuaca. Saat ini, area yang terbakar diselimuti kabut dan dikepung asap tebal sehingga memengaruhi jarak pandang helikopter dalam operasi water bombing.

Selain itu, lokasi objek yang terbakar berada di tebing dengan kemiringan yang sangat terjal.

"Lokasi objek terbakar yang berada pada tebing dengan kemiringan yang sangat terjal," pungkasnya.

Seperti diketahui, karhutla terjadi di kawasan Gunung Semeru, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, pada Rabu (26/8/2026). Area yang terbakar berada di Ranu Kembang, sebelah barat Pos 4 jalur pendakian Semeru, Desa Ranu Pani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang.

Sebanyak 170-an pendaki telah dievakuasi dari area kemah Danau Ranu Kumbolo. Seluruh pendaki dievakuasi dalam kondisi sehat dan selamat.

Curated For You

Editorial Team

Related Article