Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Demo Tolak MBG di DPRD Jatim Memanas, Tuntut Program Dihentikan
Aksi Solidaritas Aksi Rakyat Indonesia Jawa Timur (SATRIA Jatim) yang menolak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di depan Kantor DPRD Jatim, Kamis (24/9/2026), sempat memanas. IDN Times/Ardiansyah Fajar.
  • Aksi SATRIA Jatim menolak Program Makan Bergizi Gratis di depan DPRD Jatim sempat memanas saat massa berupaya masuk gedung dan terlibat saling dorong dengan polisi.

  • Situasi mereda setelah Sekretaris DPRD Jatim Mohammad Ali Kuncoro menemui massa, menawarkan pemeriksaan medis, dan mengizinkan dua perwakilan menyampaikan tuntutan melalui dialog.

  • SATRIA Jatim mendesak rekomendasi penghentian MBG serta dialog dengan Presiden Prabowo atau wakilnya, dan mengancam aksi jilid II bila tuntutan tidak dipenuhi.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
24 September 2026

Aksi SATRIA Jatim menolak Program Makan Bergizi Gratis di depan Kantor DPRD Jatim memanas saat massa berupaya masuk gedung dan terlibat saling dorong dengan polisi. Situasi mereda setelah Sekretaris DPRD Jatim Mohammad Ali Kuncoro membuka dialog dan dua perwakilan massa menyampaikan tuntutan penghentian MBG.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Aksi penolakan Program Makan Bergizi Gratis oleh SATRIA Jatim di DPRD Jawa Timur sempat memanas akibat saling dorong dengan polisi, sebelum berakhir melalui dialog.
  • Who?
    Massa SATRIA Jatim, aparat kepolisian, Sekretaris DPRD Jatim Mohammad Ali Kuncoro, Korlap SATRIA Jatim Mahmudi, serta dua perwakilan massa terlibat dalam aksi dan dialog.
  • Where?
    Di depan dan di lingkungan Kantor DPRD Jawa Timur, Surabaya.
  • When?
    Kamis, 24 September 2026, saat DPRD Jawa Timur juga memiliki agenda rapat paripurna.
  • Why?
    Massa menuntut penghentian Program Makan Bergizi Gratis, evaluasi sejumlah program pemerintah, rekomendasi DPRD Jatim, serta dialog dengan Presiden Prabowo Subianto atau wakilnya.
  • How?
    Massa berupaya masuk gedung, tetapi diamankan polisi. Setelah Ali menemui massa dan membuka dialog, dua wakil massa masuk ke ruang Sekretaris DPRD untuk menyampaikan tuntutan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Orang-orang dari SATRIA Jatim datang ke kantor DPRD Jatim di Surabaya. Mereka ingin program Makan Bergizi Gratis dihentikan. Mereka sempat dorong-dorongan dengan polisi karena ingin masuk. Lalu Pak Ali dari DPRD menemui mereka. Dua wakil boleh masuk untuk bicara. Sekarang mereka masih meminta program itu dihentikan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah ketegangan aksi, terbukanya dialog antara perwakilan massa dan Sekretaris DPRD Jatim menunjukkan ruang penyampaian aspirasi tetap tersedia. Langkah menawarkan pemeriksaan medis bagi peserta yang mengaku terluka juga mencerminkan perhatian terhadap kondisi demonstran, sementara pengamanan memungkinkan agenda paripurna DPRD tetap berjalan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya, IDN Times - Aksi Solidaritas Aksi Rakyat Indonesia Jawa Timur (SATRIA Jatim) yang menolak Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di depan Kantor DPRD Jatim, Kamis (24/9/2026), sempat memanas. Massa terlibat saling dorong dengan aparat kepolisian saat berupaya masuk ke gedung DPRD Jatim untuk menyampaikan tuntutan.

Ketegangan terjadi ketika massa meminta masuk ke dalam gedung untuk menyampaikan aspirasi secara langsung. Namun, aparat melakukan pengamanan sehingga massa tidak dapat menerobos masuk. “Mau masuk saja nggak boleh,” teriak salah seorang peserta aksi.

Situasi kemudian mereda setelah Sekretaris DPRD Jatim Mohammad Ali Kuncoro turun menemui massa. Ia meminta peserta aksi tidak memperkeruh keadaan dan memilih menyampaikan aspirasi melalui dialog. “Wes, nggak usah ngamuk. Solusinya yang penting,” ujar Ali kepada massa.

Ali juga menawarkan pemeriksaan medis bagi peserta aksi yang mengaku mengalami luka dalam aksi saling dorong tersebut. “Ayo, siapa yang mau ke rumah sakit, saya periksakan semuanya kalau mau visum,” katanya.

Setelah dialog dibuka, dua perwakilan massa kemudian diperbolehkan masuk ke ruang Sekretaris DPRD Jatim untuk menyampaikan tuntutan secara langsung.

Ali mengatakan pengamanan dilakukan karena DPRD Jatim memiliki agenda rapat paripurna pada hari yang sama. “Kalau merangsek masuk kan akan ada paripurna. Saya tidak menyalahkan polisi, karena mengamankan,” katanya.

Sementara itu, Korlap SATRIA Jatim Mahmudi mengatakan, tuntutan utama massa adalah penghentian Program MBG. Massa juga meminta DPRD Jatim mengevaluasi sejumlah program pemerintah lainnya.

Dalam tuntutannya, SATRIA Jatim mendesak DPRD Jatim mengeluarkan rekomendasi penghentian MBG. Mereka juga meminta DPRD Jatim memfasilitasi dialog dengan Presiden Prabowo Subianto atau pihak yang mewakilinya.

Massa menyatakan akan menggelar aksi jilid II apabila tuntutan tersebut tidak dipenuhi. Aksi SATRIA Jatim pun berakhir dengan dialog. Massa tetap mempertahankan tuntutan penghentian MBG dan meminta DPRD Jatim meneruskan aspirasi kepada pemerintah pusat.

Curated For You

Editorial Team

Related Article