Comscore Tracker

Jasad Pemuda yang Bunuh Diri di Sungai Brantas Ditemukan di Jombang

Mengapung di Bendungan Klaci, Bandarkedungmulyo

Jombang, IDN Times - Sesosok jasad manusia ditemukan mengapung di Sungai Brantas, di Dusun Klaci, Desa Brodot, Kecamatan Bandarkedungmulyo, Jombang, Senin (30/3). Jasad itu diduga kuat atas nama Agung Andri Asmoko (25), warga RT 01/3 Desa Trayang, Kecamatan Ngronggot, Kabupaten Nganjuk yang tiga hari lalu bunuh diri dengan meloncat ke sungai.

1. Ditemukan mengapung di bendungan oleh pemilik warung

Jasad Pemuda yang Bunuh Diri di Sungai Brantas Ditemukan di JombangPetugas mengevakuasi jasad korban. IDN Times/dok. Zainul arifin

Informasi yang dihimpun IDN Times, jenazah korban pertama kali ditemukan oleh Sutrisno, pemilik warung di sekitar lokasi. Saat itu dia pergi ke Sungai Brantas yang tidak jauh dari tempat jualannya.

"Pas saya ke sungai, melihat benda mengapung di sekitar DAM (bendungan) Klaci. Setelah saya cek, ternyata mayat orang," kata Sutrisno.

2. Jasad berputar di arus sungai yang mengalir deras

Jasad Pemuda yang Bunuh Diri di Sungai Brantas Ditemukan di JombangJasad korban telah berhasil dievakuasi. IDN Times/istimewa

Sutrisno kemudian melapor ke kepala desa setempat dan diteruskan ke Polsek Bandarkedungmulyo. Tidak lama kemudian, tim SAR dari Nganjuk dan Trenggalek, serta anggota TNI tiba di lokasi kejadian untuk mengevakuasi jasad tersebut

Saat proses evakuasi, petugas sempat mengalami kesulitan. Jasad pemuda itu berputar-putar di sekitar bendungan. Saat itu arus sungai di bendungan juga mengalir deras. Tim SAR lalu berusaha meraih jasad korban dan menariknya dengan seutas tali tampar.

"Memang saat itu sulit mengevakuasinya, karena arusnya deras. Tapi setelah dilakukan upaya, akhirnya bisa dievakuasi dari sungai. Korban sudah dalam keadaan meninggal," terang Kapolsek Bandarkedungmulyo AKP Darmaji dikonfirmasi IDN Times secara terpisah.

Baca Juga: Pemancing Temukan Mayat Tergeletak di Tepi Sungai Brantas Jombang

3. Jenazah korban dibawa ke RSUD Kertosono

Jasad Pemuda yang Bunuh Diri di Sungai Brantas Ditemukan di JombangPetugas membawa jasad korban ke RSUD Kertosono Nganjuk. IDN Times/istimewa

Darmaji mengatakan, setelah berhasil dievakuasi dari sungai, mayat korban langsung dibawa ke RSUD Kertosono dengan menggunakan mobil Patroli Polsek Ngronggot, Nganjuk. "Jenazah divisum di RSUD Kertosono," imbuh Darmaji.

Sebagai informasi, Agung Andri Asmoko nekat menceburkan diri ke Sungai Brantas saat naik perahu penyeberangan di Desa Trayang, Kecamatan Ngronggot, Nganjuk, Sabtu lalu (28/3). Setelah korban melompat, penumpang perahu lainnya tidak berani menolong karena arus sungai brantas cukup deras.Korban diduga mengalami depresi semenjak pulang kerja dari Kalimantan.

Baca Juga: Tim SAR Cari Pemuda yang Meloncat ke Sungai Brantas Nganjuk

Mari bersama cegah perilaku bunuh diri


Bunuh diri merupakan masalah kesehatan jiwa serius yang sering diabaikan masyarakat. Jika kamu membutuhkan pertolongan atau mengenal seseorang yang membutuhkan bantuan, kamu bisa menghubungi layanan konseling pencegahan bunuh diri, di nomor telepon gawat darurat (emergency) hotline (021) 500-454 atau 119, bebas pulsa.

Menurut data dari Kementerian Kesehatan RI, saat ini sudah terdapat lebih dari 3.000 Puskesmas yang memiliki layanan kesehatan jiwa. Kamu bisa menghubungi atau langsung mendatangi Puskesmas terdekat untuk mengetahui apakah mereka melayani kesehatan jiwa. Bagi pemegang BPJS, konsultasi kejiwaan di Puskesmas tidak dikenakan biaya alias gratis. Jika belum memiliki BPJS, kamu tetap bisa berkonsultasi dengan biaya administrasi sebesar Rp5.000.

Selain itu, Kemenkes RI juga menyiapkan 5 RS jiwa rujukan yang dilengkapi dengan layanan konseling kesehatan jiwa dan pencegahan bunuh diri. RS jiwa tersebut ialah:

RSJ Amino Gondohutomo Semarang, nomor telepon (024) 6722565
RSJ Marzoeki Mahdi Bogor, nomor telepon (0251) 8324024, 8324025, 8320467
RSJ Soeharto Heerdjan Jakarta, nomor telepon (021) 5682841
RSJ Prof Dr Soerojo Magelang, nomor telepon (0293) 363601
RSJ Radjiman Wediodiningrat Malang, nomor telepon (0341) 423444

Topic:

  • Dida Tenola

Berita Terkini Lainnya