TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

PeduliLindungi di Surabaya Terkoneksi dengan Imunisasi

Jangan dihapus apikasimu gengs!

Ilustrasi QR code Pedulilindungi. (IDN Times/Achmad Hidayat Alsair)

Surabaya, IDN Times - PeduliLindungi di Kota Surabaya bakal dikoneksikan dengan imunisasi. Hal ini setelah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dicabut. 

Baca Juga: Menuju Endemik, Begini Data COVID-19 Surabaya

1. Eri sudah dapat arahan Mendagri

Ilustrasi Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi (baju putih) mendampingi Gubernur Jatim da Forkopimda Jatim meninjau kesiapan RS Lapangan di Surabaya. Dok. Kominfo Surabaya.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi mengatakan, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) telah menyampaikan, aplikasi tersebut akan terkoneksi dengan daerah-daerah. Namun, masih belum berjalan secara masif. 

"Itu bagus hubungannya dengan imunisasi, karena di Surabaya ini juga akan digitalisasi terhadap imunisasi termasuk imunisasi COVID-19," ujar Eri, Selasa (3/1/2023). 

Inovasi tersebut kata Eri sangat bagus untuk mengetahui mana anak yang belum imunisasi dan belum. Saat ini, pihaknya sedang mengkoneksikan data Imunisasi dengan PenduliLindungi.

"Sudah. Karena kita sudah masukkan dan kita connect-kan dengan PeduliLidungi," tuturnya.

2. Aplikasi PeduliLindungi sudah tak digunakan di Mal

aplikasi PeduliLindungi (youtube.com/ PeduliLindungi)

Disisi lain, berdasarkan pantauan IDN Times di lapangan, aplikasi ini sudah tidak lagi digunakan oleh masyarakat. Bahkan di pusat perbelanjaan di Surabaya, barcode aplikasi tersebut sudah tidak dipasang. 

Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI), Sutandi membenarkan itu. Ia menyebut, PPKM sudah dicabut sehingga penggunaan aplikasi PeduliLindungi di perbelanjaan tak diwajibkan "kan sudah tidak PPKM," kata Sutandi. 

Baca Juga: RS di Surabaya Timur Dibangun Pemkot Tahun Ini

Berita Terkini Lainnya