Jeroan sering menjadi bagian dari sapi yang disukai banyak orang. Namun, jeroan kerap dikaitkan dengan makanan tinggi kolesterol. Padahal, kandungan kolesterol yang tinggi tidak hanya berasal dari bahan utamanya, tetapi juga dipengaruhi cara pengolahannya. Penggunaan santan dalam masakan jeroan misalnya, sering membuat hidangan menjadi lebih berlemak dan berat. Tambahan santan dapat meningkatkan kandungan lemak jenuh pada masakan, sehingga konsumsi berlebihan perlu diperhatikan.
Meski begitu, jeroan sapi tetap memiliki banyak penggemar. Setiap bagian jeroan bahkan mempunyai penikmat tersendiri, mulai dari paru, hati, usus, babat, hingga jantung. Rasanya yang khas dan teksturnya yang unik membuat jeroan tetap digemari dalam berbagai olahan tradisional. Sebagai alternatif yang lebih ringan, jeroan bisa diolah tanpa santan namun tetap lezat dan kaya rasa. Berikut beberapa ide olahan jeroan sapi tanpa santan yang bisa menjadi pilihan menu sehari-hari
.
