5 Masjid di Gresik untuk Itikaf 10 Malam Terakhir Ramadan

- Sepuluh malam terakhir Ramadan di Gresik jadi momen ramai untuk itikaf, dengan banyak masjid menyediakan fasilitas dan program ibadah malam seperti qiyamul lail serta sahur bersama.
- Lima masjid utama yang direkomendasikan antara lain Masjid Agung Syekh Maulana Malik Ibrahim, Masjid Jami’ Gresik, Masjid Akbar Moedhar Arifin, Masjid KH Ahmad Dahlan, dan Masjid Jami’ Al-Furqon Srowo.
- Setiap masjid menawarkan suasana khusyuk dan fasilitas nyaman bagi jemaah yang ingin memperbanyak ibadah serta mencari keberkahan malam Lailatul Qadar di penghujung Ramadan.
Sepuluh malam terakhir Ramadan menjadi momen yang paling dinantikan oleh umat Muslim. Pada periode ini, banyak orang berusaha meningkatkan kualitas ibadah dengan memperbanyak salat malam, membaca Al-Qur'an, hingga menjalankan itikaf di masjid untuk mendekatkan diri kepada Allah sekaligus mencari keberkahan malam Lailatul Qadar.
Di Kabupaten Gresik, tradisi itikaf juga cukup ramai dilakukan setiap Ramadan. Sejumlah masjid bahkan menyiapkan fasilitas khusus dan program ibadah malam seperti qiyamul lail, kajian, hingga sahur bersama bagi jemaah yang ingin beribadah hingga dini hari.
Mulai dari masjid besar di pusat kota hingga masjid yang berada di wilayah kecamatan, semuanya menawarkan suasana khusyuk untuk menghidupkan malam-malam terakhir Ramadan. Berikut lima masjid di Gresik yang bisa menjadi tempat itikaf pada 10 malam terakhir Ramadan.
1. Masjid Agung Syekh Maulana Malik Ibrahim pusat ibadah terbesar di Gresik

Masjid Agung Syekh Maulana Malik Ibrahim merupakan salah satu ikon religi paling penting di Kabupaten Gresik. Letaknya yang strategis di kawasan Kebomas menjadikan masjid ini mudah diakses dari berbagai penjuru kota. Selama bulan Ramadan, masjid ini hampir tidak pernah sepi dari aktivitas ibadah, mulai dari kajian, buka puasa bersama, hingga program itikaf pada sepuluh malam terakhir.
Selain memiliki kapasitas jemaah yang besar, masjid ini juga dilengkapi berbagai fasilitas modern untuk menunjang kenyamanan ibadah. Salah satu yang cukup menonjol adalah keberadaan eskalator yang memudahkan mobilitas jemaah menuju lantai atas, terutama bagi lansia. Suasana masjid yang luas dan tertata rapi membuatnya menjadi tempat favorit bagi warga Gresik yang ingin menghidupkan malam Ramadan dengan itikaf dan qiyamul lail.
Lokasi: Jl. Dr. Wahidin Sudiro Husodo, Kebomas, Kabupaten Gresik
2. Masjid Jami Gresik di kawasan alun-alun kota yang penuh sejarah

Masjid Jami’ Gresik menjadi salah satu masjid bersejarah yang berada tepat di kawasan pusat kota. Lokasinya yang berada di sebelah barat Alun-Alun Gresik menjadikan masjid ini mudah dijangkau oleh masyarakat maupun pengunjung dari luar daerah. Selama Ramadan, kawasan ini biasanya dipadati jemaah yang ingin menunaikan salat tarawih hingga itikaf.
Memasuki sepuluh malam terakhir Ramadan, suasana masjid terasa semakin khusyuk. Banyak jemaah memilih bermalam untuk memperbanyak ibadah, membaca Al-Qur’an, serta mengikuti qiyamul lail. Atmosfer religius yang kuat di masjid ini membuatnya sering menjadi pilihan warga kota untuk mencari ketenangan spiritual di penghujung Ramadan.
Lokasi: Area Alun-Alun Gresik, Kecamatan Gresik, Kabupaten Gresik
3. Masjid Akbar Moedhar Arifin Sidayu dengan arsitektur megah bergaya Timur Tengah

Masjid Akbar Moed’har Arifin dikenal sebagai salah satu masjid termegah di wilayah utara Gresik. Bangunannya yang besar dan arsitektur yang terinspirasi dari masjid di Madinah menjadikannya tampak menonjol di kawasan Sidayu. Dengan kapasitas hingga sekitar 5.000 jemaah, masjid ini sering menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat sekitar.
Saat Ramadan, masjid ini rutin mengadakan berbagai program ibadah, termasuk itikaf pada sepuluh malam terakhir. Fasilitasnya juga cukup lengkap, mulai dari ruang utama ber-AC, area wudhu yang bersih, hingga area parkir luas. Kombinasi antara kenyamanan dan suasana religius membuat masjid ini cocok bagi jemaah yang ingin beribadah lebih lama di malam hari.
Lokasi: Desa Sidoarjo, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik
4. Masjid KH Ahmad Dahlan Gresik tempat nyaman i’tikaf bagi musafir

Masjid KH Ahmad Dahlan menjadi salah satu masjid yang cukup dikenal di kalangan warga dan musafir yang melintas di kawasan Terminal Bunder. Lokasinya yang berada di jalur strategis membuat masjid ini kerap menjadi tempat persinggahan bagi jemaah yang ingin beribadah atau sekadar beristirahat.
Selama bulan Ramadan, pengurus masjid biasanya mengadakan program khusus bagi jemaah yang ingin itikaf. Beberapa di antaranya bahkan menyediakan menu berbuka puasa dan sahur bagi jemaah yang bermalam di masjid. Suasana yang ramah serta fasilitas yang memadai membuat masjid ini cocok bagi siapa saja yang ingin menjalani itikaf dengan nyaman.
Lokasi: Jalan Raya Banjarsari, dekat Terminal Bunder, Kabupaten Gresik
5. Masjid Jami Al Furqon Srowo Sidayu dengan program qiyamul lail rutin

Masjid Jami’ Al-Furqon Srowo dikenal aktif mengadakan kegiatan keagamaan sepanjang Ramadan. Meskipun tidak sebesar masjid utama di pusat kota, masjid ini memiliki komunitas jemaah yang cukup solid. Hal tersebut membuat suasana ibadah terasa hangat dan penuh kebersamaan.
Pada sepuluh malam terakhir Ramadan, masjid ini secara rutin mengadakan program itikaf dan qiyamul lail yang dimulai pada sepertiga malam terakhir. Banyak jemaah yang datang untuk memperbanyak ibadah, membaca Al-Qur’an, serta mengikuti rangkaian kegiatan spiritual yang diselenggarakan oleh pengurus masjid.
Lokasi: Desa Srowo, Kecamatan Sidayu, Kabupaten Gresik
Sepuluh malam terakhir Ramadan menjadi momen yang sangat istimewa bagi umat Muslim untuk memperbanyak ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah. Salah satu halaman yang sering dilakukan adalah itikaf, yaitu berdiam diri di masjid sambil memperbanyak salat, dzikir, dan membaca Al-Qur'an.
Di Kabupaten Gresik, terdapat banyak masjid yang membuka kesempatan bagi jemaah untuk menjalankan itikaf dengan nyaman. Mulai dari masjid besar di pusat kota hingga masjid di wilayah kecamatan, semuanya menawarkan suasana khuyuk untuk menghidupkan malam-malam terakhir Ramadan. Bagi warga Gresik atau musafir yang sedang melintas, masjid-masjid tersebut bisa menjadi tempat untuk mencari ketenangan sekaligus meraih keutamaan malam Lailatul Qadar.


















