Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

4 Toko Buku Bekas di Surabaya, Banyak Koleksi dan Terjangkau

4 Toko Buku Bekas di Surabaya, Banyak Koleksi dan Terjangkau
Ilustrasi Toko Buku (Pexels.com/Nguyen Duc Toan)
Intinya Sih
  • Toko buku bekas di Surabaya berkembang pesat karena harga buku baru mahal dan banyak judul langka yang hanya tersedia di pasar buku bekas.
  • Kampung Ilmu di Jalan Semarang menjadi pusat toko buku bekas dengan suasana tradisional, koleksi beragam, serta harga terjangkau dan bisa ditawar.
  • Selain Kampung Ilmu, ada juga Kedai Das Kopital x Sawiji Books di Gubeng yang memadukan konsep kedai kopi dan toko buku bekas bernuansa komunitas literasi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Toko buku bekas menjadi alternatif di tengah harga buku baru yang semakin melambung. Selain lebih terjangkau, banyak orang juga mencari buku bekas karena beberapa judul sudah langka dan tidak lagi dicetak ulang. Kondisi ini turut mendorong berkembangnya industri toko buku bekas yang selama ini kerap dipandang sebelah mata.

Di Kota Surabaya sendiri, terdapat banyak toko buku alternatif dengan koleksi yang beragam. Keberadaan toko-toko ini membuka ruang dan kesempatan bagi masyarakat untuk mendapatkan akses buku bacaan yang ramah di kantong. Berikut rekomendasi toko buku bekas yang bisa kamu kunjungi di sekitar Surabaya.

1. Toko Buku Kampung Ilmu

Ilustrasi toko buku
Ilustrasi toko buku (Pexels.com/Min AN)

Jika membicarakan toko buku bekas, pasti akan melibatkan Kampung Ilmu. Jadi, Kampung Ilmu merupakan satu lokasi yang menjadi sentralisasi toko buku bekas. Di dalamnya terdapat beberapa toko penjual buku bekas dengan berbagai jenis buku. Toko-toko tersebut menyediakan mulai dari buku paket pelajaran, majalah, komik, novel, ensiklopedia, kamus, dan masih banyak lagi. Tak hanya buku bekas, beberapa toko juga menjual koleksi terbaru buku yang sedang naik daun. 

Jangan khawatir soal harga, toko atau kios yang ada di kawasan kampung ilmu dikenal karena terjangkau dan biasanya bisa menawar. Kampung Ilmu terletak di Jalan Semarang atau tidak jauh dari stasiun Pasar Turi, Surabaya. Suasana di Kampung Ilmu cenderung sederhana dan khas pasar buku tradisional, dengan deretan kios yang dipenuhi tumpukan buku dari berbagai kategori. 

Meski terlihat padat, suasananya hangat dan akrab, memberikan pengalaman tersendiri bagi para pencinta buku. Para penjual umumnya ramah dan terbuka untuk tawar-menawar, serta cukup membantu dalam mencarikan buku yang diinginkan. Pelayanan yang santai namun bersahabat ini membuat pengunjung merasa nyaman untuk berlama-lama menjelajahi setiap sudut kios.

2. Toko Buku Namora Ilmu

Photo by Min An from Pexels: https://www.pexels.com/photo/pile-of-assorted-novel-books-694740/
ilustrasi toko buku (Pexels.com/Min An)

Toko Buku Namora Ilmu merupakan salah satu toko buku bekas yang berada di kawasan Jalan Semarang, Surabaya, yang dikenal sebagai sentra penjualan buku murah. Toko ini menyediakan berbagai jenis buku, mulai dari buku pelajaran, novel, komik, hingga buku referensi yang sudah jarang ditemukan. Sebagai bagian dari kawasan “Kampung Ilmu”, koleksi buku di Namora Ilmu cukup beragam dan menjadi alternatif bagi pelajar maupun pembaca umum yang mencari bacaan dengan harga terjangkau. 

Dari segi suasana, toko ini memiliki tampilan sederhana khas kios buku bekas dengan rak dan tumpukan buku yang padat namun tertata. Pengunjung bisa bebas menelusuri koleksi buku satu per satu, menciptakan pengalaman berburu buku yang menarik. Pelayanan di Namora Ilmu dikenal sangat ramah dan fleksibel, di mana penjual biasanya membantu mencarikan buku yang diinginkan serta membuka peluang tawar-menawar harga, sehingga membuat pengunjung merasa nyaman untuk berlama-lama memilih buku. Sebagai informasi, toko ini hanya menerima pembayaran secara tunai. Jadi, siapkan uang cash ketika berkunjung kemari. 

3. Toko Buku Cendekia

ilustrasi toko buku
ilustrasi toko buku (Pexels.com/GirlvsGlobe86)

Toko Buku Cendekia merupakan salah satu toko buku yang berada di kawasan sentra buku bekas Jalan Semarang, Kota Surabaya. Toko ini dikenal sebagai tempat yang menyediakan berbagai jenis buku dengan harga relatif terjangkau, mulai dari buku pelajaran, novel, hingga buku referensi umum. Lokasinya juga berada di kawasan “Kampung Ilmu” membuat Toko Buku Cendekia menjadi salah satu tujuan favorit bagi pelajar dan mahasiswa yang mencari buku bekas maupun buku lama yang sudah sulit ditemukan. 

Dari segi suasana, toko ini memiliki karakter khas kios buku bekas dengan rak-rak yang dipenuhi tumpukan buku dari berbagai kategori. Lingkungannya sederhana dan cukup padat, namun justru memberikan pengalaman berburu buku yang menarik bagi pengunjung. Pelayanan di Toko Buku Cendekia umumnya ramah dan komunikatif, penjual biasanya bersedia membantu mencarikan buku yang diinginkan serta membuka peluang tawar-menawar, sehingga pengunjung dapat memperoleh buku sesuai kebutuhan dengan harga yang lebih bersahabat.

4. Kedai Das Kopital x Sawiji Books

Ilustrasi toko buku
Ilustrasi toko buku (Pexels.com/Yazid N)

Das Kopital x SawijiBooks merupakan kedai kopi alternatif di kawasan Gubeng, Surabaya, yang menggabungkan konsep kopi dan literasi dalam satu ruang. Tempat ini tidak hanya menyajikan minuman kopi, tetapi juga sebagai toko buku bekas dengan koleksi yang menarik, terutama buku-buku independen dan bacaan alternatif. Ada berbagai buku langka yang bisa ditemukan di sini, dan tentu dengan harga miring.

Konsep kolaboratif ini menjadikan Das Kopital bukan sekadar tempat ngopi, tetapi juga ruang berkumpul bagi komunitas, penulis, dan pecinta buku.Dari segi suasana, kedai ini cenderung sederhana, dengan area yang tidak terlalu luas, namun tetap nyaman. 

Nuansa di tempat ini sangat mendukung aktivitas berburu buku sekaligus diskusi santai. Pengunjung bisa menikmati kopi sambil membuka buku atau berbincang dalam atmosfer yang tenang. Pelayanannya juga dikenal santai dan bersahabat. Tempat ini cocok bagi kamu yang mencari pengalaman ngopi sekaligus ruang alternatif untuk berkegiatan kreatif.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
IDN Times Hyperlocal
Faiz Nashrillah
IDN Times Hyperlocal
EditorIDN Times Hyperlocal
Follow Us

Latest Travel Jawa Timur

See More