Azrul menambahkan, ia juga telah menghubungi semua pihak yang ada kemungkinan kontak erat dengannya dalam sepekan terakhir. Azrul sendiri akan melanjutkan karantina mandiri. Rencananya swab lagi seminggu setelah positif pertama.
"Saya bersyukur, sejauh ini saya relatif tanpa gejala. Cuaca sedang tidak enak, panas hujan bergantian di Surabaya. Hidung kiri saya sempat agak buntu, tapi rasanya itu karena sinus yang memang sering kambuh kalau cuaca sedang seperti itu, dulu pernah dioperasi," kata dia.
Azrul mengaku tidak minum obat aneh-aneh. Hanya disarankan Vitamin C 1000, Vitamin D 5000, Zinc, dan makan yang banyak. Terkait vaksinasi, Azrul menyebut hasil swab PCR seorang temannya yang juga suntik tambahan di Amerika dan ikut gowes ke Kediri yakni negatif COVID-19.
"Saya bercanda, dia dan saya disuntik pada hari yang sama di Amerika. Tapi dia makan lebih banyak. Dan mungkin saya lebih kelelahan, karena besoknya langsung ke Jakarta dan disambung jadwal padat," ungkapnya.
"Dan mungkin, karena divaksin di Amerika itu, saya sekarang menjalani isolasi mandiri relatif tanpa gejala. Mungkin kalau saya tidak divaksin tambahan, kondisi saya mungkin beda dan saya tidak bisa menulis sepanjang ini. Yang pasti, teman saya yang bergejala adalah yang belum divaksin," lanjutnya.
Azrul pun tetap mengajak masyarakat agar mau ikut vaksinasi COVID-19, mumpung masih gratis. Menurutnya, vaksin adalah melawan probabilitas dengan probabilitas. "Dan karena gratis, tidak ada ruginya menjalani vaksin," tegasnya.