Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Menpora Sebut GBT Masih Venue Piala Dunia U-20 2023
Menpora RI saat berkunjung ke GBT Surabaya, Sabtu (15/10/2022). (Dok. Istimewa)

Surabaya, IDN Times - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, Zainudin Amali melihat lagi Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Sabtu (15/10/2022). Ia memastikan, GBT masih masuk daftar satu dari enam stadion yang menjadi venue Piala Dunia U-20 2023 mendatang.

"Kedatangan saya ke sini memastikan bahwa FIFA masih tetap mencantumkan GBT sebagai satu dari enam stadion yang akan digunakan untuk FIFA U-20 World Cup 2023," ujar Zainudin di GBT Surabaya.

1. Kepastian setelah FIFA datang ke GBT

Tampak Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) dari udara (Dok. Pemkot Surabaya)

Zainudin Amali menuturkan, kepastian itu, setelah FIFA beberapa kali datang ke GBT Surabaya. Jatim layak masuk dalam daftar venue yang akan digunakan dalam gelaran Internasional itu.

"Dan stadion GBT dari apa yang saya saksikan sudah sangat memenuhi (menjadi venue Piala Dunia)," ungkapnya.

2. Rumput GBT masih jadi catatan

Pekerja membersihkan bagian tribun penonton di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya, Jawa Timur, Jumat (18/9/2020) (ANTARA FOTO/Moch Asim)

Salah satu yang masih menjadi catatan yakni kondisi rumput di GBT. Namun, catatan tersebut hanya catatan kecil saja yang tidak terlalu dikhawatirkan. Catatan bisa sampai diperbaiki menjelang Piala Dunia U-20 2023 mendatang.

"Karena kerja seperti ini tentu kita akan bangun terus sampai dengan penyelenggaraan Piala Dunia U-20 nanti," tutur dia.

3. Menpora tak cium bau sampah

Tampak Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) dari dalam (Dok. Pemkot Surabaya)

Soal bau sampah dari Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Benowo yang selama ini menjadi sorotan banyak pihak, Zainudin mengklaim tidak mencium aroma tak sedap selama berada di GBT. Bahkan dirinya senagaja datang di sore hari untuk menghirup bau tersebut.

"Ternyata saya sudah berapa jam disini aman-aman saja. Berarti penanganan Pak Wali Kota dan teman-teman di pemerintah kota sangat serius sehingga kita tidak merasakan aroma apapun," pungkasnya.

Editorial Team

Related Article