Pertandingan Liga 1 antara Arema FC melawan Persik Kediri. (Dok. Media Officer Arema FC)
Pelatih Arema FC, Fernando Valente mengaku resah dengan kepemimpinan wasit Ryan Nanda Saputra dalam laga kemarin sore. Menurutnya wasit terlalu sering meniup peluit saat ada pemain yang jatuh. Menurutnya, wasit tidak perlu menghentikan pertandingan jika bola advantage untuk tim yang dilanggar.
"Biasanya saya tidak terlalu suka bicara mengenai wasit, tetapi sekarang wasit harus bisa meningkatkan (kapabilitas) lagi. Contohlah wasit di Liga Inggris, meskipun ada pemain jatuh, tapi pertandingan jalan saja. Bahkan ketika kita yang mendapatkan keuntungan saat ada pelanggaran," terangnya saat dikonfirmasi pada Selasa (28/11/2023).
Seringnya pertandingan dihentikan oleh wasit membuat para pemain Singo Edan kehilangan momentum, terutama pada babak pertama. Padahal merekalah yang mengontrol pertandingan saat itu. Tapi mereka banyak kehilangan kesempatan mengembangkan permainan karena wasit sering menghentikan pertandingan.
"Jalannya bola terlalu lambat saat babak pertama, karena permainan kami sering terhenti di tengah pertandingan. Banyak pelanggaran sehingga bola harus berhenti, dan lawan selalu mencoba untuk mengulur-ulur waktu pertandingan sejak babak pertama," ujarnya.