Sesi latihan Arema FC. (Dok. Media Officer Arema FC)
Fernando menjelaskan jika Madura United pada laga sebelumnya mengalami kekalahan di kandangnya sendiri melawan Dewa United. Sehingga mereka dipastikan akan bermain militan agar tidak tertinggal dari Borneo FC yang sama-sama sedang berjuang merengkuh juara. Sementara Arema FC kini tengah membutuhkan poin agar tidak terlalu dalam terjerembab di zona degradasi.
"Tentu saja ada perbedaan permainan antara tim yang berada di papan atas dan papan bawah klasemen. Tapi pada saat kita main, kita tidak akan pernah tahu siapa yang ada di atas dan siapa yang ada di bawah, karena kita sudah mencoba yang terbaik," terangnya saat dikonfirmasi pada Sabtu (28/10/2023).
Fernando todak akan banyak mengubah strategi seperti saat mereka melawan Borneo FC dan PSM Makassar, yang mana mereka akan memainkan permainan kolektif. Ia yakin jika permainan ini akan memberikan masalah besar untuk Madura United.
Fernando juga mengatakan jika mereka telah melatih finishing touch di depan gawang lawan. Pasalnya mereka selama ini memiliki masalah saat pemain depan mereka berhadapan dengan kiper. Peluang-peluang mereka selalu dimentahkan, sehingga nirgol pada 2 pertandingan terakhir Singo Edan.
"Mungkin bagi beberapa pemain yang lain butuh 4 sampai 5 peluang untuk bisa mencetak gol, yang paling penting kita tahu adalah apa yang harus kita kerjakan. Jadi mungkin Madura akan mendapatkan masalah dengan permainan-permainan kita, tetapi untuk hasilnya kita tidak tahu," jelasnya.