Comscore Tracker

Kalah, Asisten Pelatih Persik Akui Konsentrasi Jadi PR Besar

Selalu kebobolan di menit akhir pada dua laga terakhir

Kediri, IDN Times - Persik Kediri kalah 1-2 saat menghadapi Persikabo 1973, di Stadion I Gusti Ngurah Rai, sore tadi. Sempat unggul terlebih dahulu melalui gol Fitra Ridwan pada menit ke 24, Persikabo sukses mengembalikan keadaan lewat gol Aleksandar Rakic di menit ke 43 dan Dimas Drajad di menit ke 82. Konsentrasi Skuad Macan Putih masih menjadi PR tersendiri. Mereka selalu kecolongan gol di menit terakhir pertandingan dalam dua laga terakhir.

1. Pemain sudah berupaya maksimal

Kalah, Asisten Pelatih Persik Akui Konsentrasi Jadi PR BesarPemain Persik Kediri saat melawan Persikabo 1973.ligaindonesiabaru.com

Asisten Pelatih Persik Kediri, Alfiat menerangkan semua pemain sudah berupaya maksimal selama 90 menit pertandingan. Namun, mereka kurang konsentrasi sehingga lawan bisa mencetak gol di menit terakhir babak pertama dan kedua.

"Masalah konsentrasi memang menjadi kendala di pertandingan ini. Kami kehilangan konsentrasi di menit terakkhir sehingga lawan bisa mencetak gol," ujarnya, Jumat (14/01/2022).

2. Dua pertandingan terakhir selalu kebobolan di menit akhir

Kalah, Asisten Pelatih Persik Akui Konsentrasi Jadi PR BesarPemain Persik Kediri saat melawan Persikabo 1973.ligaindonesiabaru.com

Pada dua pertandingan terakhir, kemenangan Persik Kediri terpaksa buyar karena lawan mencetak gol di menit terakhir. Saat melawan Borneo FC pekan lalu, Persik unggul lewat gol Youssef Ezzejari di menit ke 31. Namun Boas Solosa berhasil membuat hasil imbang setelah mencetak gol di menit 90+6. Kehilangan konsentrasi juga terjadi di pertandingan melawan Persikabo 1973. "Ini menjadi evaluasi dan pekerjaan rumah bagi kita," tuturnya.

Baca Juga: Barter, Persik Kediri Pinjamkan Ahmad Agung ke Bali United

3. Bantah kurang konsentrasi karena absennya Javier Roca

Kalah, Asisten Pelatih Persik Akui Konsentrasi Jadi PR BesarPemain Persik Kediri saat melawan Persikabo 1973.ligaindonesiabaru.com

Sementara itu, Pemain Persik Kediri, Ibrahim Sanjaya membantah absennya pelatih Javier Roca di bench membuat buruk penampilan mereka. Menurutnya semua pemain sudah profesional dan mengikuti arahan yang diberikan. Meskipun tidak berada di bench, namun Roca tetap berteriak memberikan intruksi dari tribun penonton. "Bagi pemain semua pelatih sama, kekalahan ini bukan karena absennya pelatih Javier Roca, ini murni karena kami kehilangan konsentrasi," pungkasnya.

Baca Juga: Tanpa Pelatih, Persik Kediri Tak Gentar Hadapi Persikabo

Topic:

  • Faiz Nashrillah

Berita Terkini Lainnya