Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Arema Vs Persija, Duel 2 Tim yang Baru Terjungkal
Pertandingan Piala Presiden 2026 antara Arema FC menghadapi Persija. (Dok. Media Officer Arema FC)
  • Arema FC menghadapi Persija Jakarta di Stadion Patriot Candrabhaga setelah kedua tim menelan kekalahan perdana Super League 2026/2027.

  • Pelatih Marcos Santos menyoroti waktu pemulihan tiga hari, kebugaran, dan mental pemain, sambil menyiapkan kontrol emosi serta organisasi taktis demi tiga poin.

  • Kemenangan 0-2 musim lalu menjadi modal Arema, sementara Achmad Maulana menyatakan tim telah memperbaiki miskomunikasi untuk membalas hasil buruk kontra Garudayaksa.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Malang, IDN Times - Arema FC akan bertandang ke Stadion Patriot Candrabhaga untuk menghadapi tuan rumah Persija Jakarta pada Rabu (21/10/2026) malam. Ini adalah duel 2 tim yang baru saja mendapatkan kekalahan perdana di Super League 2026/2027. Arema FC baru saja dihantam Garudayaksa FC, sementara Persija digulung PSS Sleman.

1. Arema FC punya masalah kebugaran dan mental pemain

Pelatih Arema FC, Marcos Santos. (IDN Times/Rizal Adhi Pratama)

Pelatih Arema FC, Marcos Santos mengungkapkan jika laga ini bukan laga yang mudah. Pasalnya mereka hanya punya waktu istirahat 3 hari setelah menghadapi Garudayaksa FC. Tapi yang todak kalah mengkhawatirkan adalah kondisi mental para pemain yang baru saja merasakan kekalahan perdana di liga.

"Persiapan kami sampai sekarang bagus sekali, mungkin enggak ada waktunya cukup untuk persiapan, karena kita baru bermain hari Sabtu, dan terus dia harus kontrol beban latihan sampai hari ini kita akan menghadapi Persija. Hari Sabtu kita mendapatkan kekalahan pertama di kompetisi ini, tapi dia masih percaya diri," terangnya.

Meskipun demikian, Marcos yakin bisa mengatur secara taktis beberapa hal yang diperlukan di tim. Diantaranya kontrol emosi dan organisasi taktis agar bisa pulang dengan membawa 3 poin di game yang sulit melawan Persija.

2. Musim lalu menang 0-2 di GBK, jadi modal Arema FC menghadapi Persijaa

Potret Arema mengalahkan Persija 2-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Minggu (8/2/2026). (IDN Times / Tino Satrio).

Marcos mengakui jika kemenangan 0-2 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) musim lalu atas Persija membuat timnya seolah-olah mendapatkan modal positif. Ia mengakui jika statistik pertemuan kedua tim juga cukup seimbang. Meskipun demikian, ia merasa pertandingan malam nanti akan jadi laga yang sulit untuk timnya.

"Tentu ini akan sulit karena mereka (Persija) tim penantang juara, dan mereka akan mendapatkan dukungan lebih dari 40 ribu penonton, mereka juga memiliki kualitas pemain yang bagus. Statistik itu bagus, tapi ketika kita masuk di lapangan, kita akan melupakan semua itu. Semoga kita bisa tetap mempertahankan tren positif itu, dan kasih hasil bagus untuk semua orang yang hadir ke stadion juga," jelasnya.

3. Achmad Maulana ingin bayar kekalahan atas Garudayaksa FC

Pemain Arema FC, Achmad Maulana Syarif saat konferensi pers. (Dok. Media Officer Arema FC)

Sementara itu, Bek Sayap Arema FC, Achmad Maulana Syarif mengungkapkan kalau setelah pertandingan menghadapi Garudayaksa dan rentetan hasil yang kurang baik untuk Arema FC, tidak mudah untuk para pemain bisa comeback di pertandingan lawan Persija. Tapi rentetan hasil kurang baik ini akan jadi pelecut agar mereka lebih kuat, lebih bersama, dan mereka akan bakal tampil dengan yang terbaik di match lawan Persija.

"Kemarin ada beberapa miss dan error, kayak kita coba menyerang di match sebelumnya, cuman ada beberapa miskomunikasi, jadi hasilnya kurang maksimal. Tapi saya pribadi dan teman-teman di lapangan sudah coba memperbaiki hal itu, dan kita akan buktikan nanti di match lawan Persija," pungkasnya.

Curated For You

Editorial Team

Related Article