Gustavo Almeida saat berduel dengan pemain Dewa United. (Dok. Media Officer Arema FC)
Pertandingan antara Arema FC melawan Bali United berjalan sangat keras, wasit Nendi Rohaendi harus mengeluarkan 12 kartu kuning dan 2 kartu merah. Kartu merah diterima oleh pemain Dewa United yaitu Ahmad Risadi pada menit 39 dan Egy Maulana Vikri pada menit 90. Fernando Valente mengatakan jika mereka bisa unggul dari Dewa United karena menang jumlah pemain.
"Tentu saja kita mendapatkan keberuntungan karena mereka mendapatkan 2 kartu merah. Tapi saat kita tidak mencoba mencari solusi saat tidak mendapatkan bola, mungkin kami tidak akan bisa menang meskipun unggul dengan satu pemain saja," terang Pelatih Arema FC, Fernando Valente saat dikonfirmasi pada Jumat (3/11/2023).
Fernando mengatakan jika Dewa United adalah tim yang memiliki pemain-pemain berpengalaman dan pelatih yang bagus. Arema FC sangat kesulitan untuk mengimbangi permainan mereka pada babak pertama. Mereka bahkan bisa membobol gawang Julian Schwarzer meskipun kalah jumlah pemain pada babak kedua.
"Pada menit-menit akhir kita menghadapi situasi yang sulit, begitu juga mengatasi emosi pemain. Tapi kita tetap bertarung seperti singa, saya kira kita layak mendapatkan kemenangan ini," jelasnya.
Oleh karena itu, Fernando mengatakan jika kemenangan ini ia dedikasikan pada pemain-pemainnya yang telah mau berubah dengan menerapkan ide-idenya dalam permainan. Ia juga mendedikasikan kemenangan ini pada asisten pelatihnya, FX Yanuar, yang telah mensupport dirinya sebagai teman, penerjemah, analis, dan telah membantunya menyelesaikan banyak masalah bersama-sama.