Ilustrasi pengeroyokan. Shutterstock
Penganiayaan bermula ketiga tersangka berencana mencari belut di area persawahan dusun Jetak, Desa Sidokerto, Kecamatan Mojowarno. Sebelum berangkat, ketiganya menenggak miras. Dalam keadaan setengah teler, mereka berangkat boncengan tiga dengan mengendarai motor suzuki smash tanpa nopol.
"Dalam perjalanan mencari belut, mereka berhenti di perempatan tugu penceng," ujar Yogas.
Di lokasi kejadian, ada korban yang jaraknya sekitar dua meter dari para tersangka berhenti. Entah apa sebabnya, tiba-tiba korban berteriak dengan keras memanggil temannya yang bernama Agus dengan teriakan keras Agus secara berulang kali.
"Jadi, saat itu korban berteriak Agus.. Agus.. Agus.. setelah itu tersangka MSU turun dari motor dan mendatangi korban. Dugaannya karena tresinggung dengan teriakan korban," ujar mantan Kapolsek Gudo tersebut.