Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Mencekam! Karhutla di TNBTS Probolinggo Telan 3 Nyawa
Evakuasi korban karhutla di Probolinggo. Dok. BPBD Jatim.
  • Karhutla di Bukit Kembang, kawasan TNBTS Probolinggo, Kamis siang, menjebak enam orang setelah api cepat membesar akibat angin kencang.

  • Tiga orang meninggal, yakni Sukaris, Syefril, dan Wisnu; sementara Hendra Roni, Munawi, serta Suraji mengalami luka berat dan dirujuk ke RSUD Tongas.

  • Tim gabungan melakukan evakuasi, pemadaman manual, dan pembuatan sekat bakar; luas lahan terbakar serta penyebab kebakaran masih didata.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
sekitar pukul 14.00 WIB

Kebakaran hutan dan lahan dilaporkan terjadi di area Bukit Kembang, Desa Pucuk Sari, Kecamatan Lumbang.

Kamis (15/10/2026) siang

Enam orang terjebak api yang membesar cepat akibat angin kencang. Tiga orang meninggal dunia dan tiga lainnya mengalami luka berat.

pukul 17.22 WIB

BPBD Jawa Timur melaporkan api cepat meluas akibat angin kencang. Dampak kebakaran masih didata, sementara luas lahan terbakar dan penyebab api belum diketahui.

Saat ini

Evakuasi tiga korban meninggal dunia masih berlangsung. Tiga korban luka berat dirujuk ke RSUD Tongas.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
  • What?
    Kebakaran hutan dan lahan di kawasan TNBTS menewaskan tiga orang dan menyebabkan tiga lainnya luka berat setelah mereka terjebak api yang cepat membesar.
  • Who?
    Korban meninggal adalah Sukaris dari TNBTS, Syefril dan Wisnu dari Art Hotel. Hendra Roni, Munawi, dan Suraji mengalami luka berat.
  • Where?
    Kejadian berlangsung di area Bukit Kembang, Desa Pucuk Sari, Kecamatan Lumbang, Kabupaten Probolinggo, dalam kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru.
  • When?
    Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 14.00 WIB pada Kamis, 15 Oktober 2026. BPBD Jawa Timur melaporkan perkembangan situasi pada pukul 17.22 WIB.
  • Why?
    Api cepat meluas akibat angin kencang. Penyebab awal munculnya kebakaran hingga saat ini belum ada keterangan resmi.
  • How?
    Personel TNBTS, Manggala Agni, dan pegawai Art Hotel memadamkan api secara manual. Tim gabungan melakukan evakuasi, merujuk korban ke RSUD Tongas, serta membuat sekat bakar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Kebakaran besar terjadi di hutan Bromo, Probolinggo. Api cepat membesar karena angin kencang. Enam orang terjebak. Sukaris, Syefril, dan Wisnu meninggal. Hendra Roni, Munawi, dan Suraji terluka berat dan dibawa ke rumah sakit. Petugas dan relawan masih menolong korban, memadamkan api, dan membuat pembatas agar api tidak menyebar.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Di tengah situasi yang sangat berbahaya, respons lintas lembaga menunjukkan upaya penanganan yang terkoordinasi. Personel TNBTS, Manggala Agni, BPBD, TNI, Polri, pemadam kebakaran, dan relawan terlibat dalam evakuasi serta pengendalian api, sementara korban luka berat segera dirujuk ke RSUD Tongas untuk memperoleh perawatan lanjutan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Probolinggo, IDN Times - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS), Kabupaten Probolinggo, berubah menjadi tragedi mematikan. Enam orang dilaporkan terjebak kobaran api yang membesar dengan cepat akibat angin kencang di area Bukit Kembang, Desa Pucuk Sari, Kecamatan Lumbang, Kamis (15/10/2026) siang. Tiga orang meninggal dunia, sementara tiga lainnya mengalami luka berat.

Kebakaran dilaporkan terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Dalam perkembangan laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Timur pada pukul 17.22 WIB, api disebut cepat meluas karena kondisi angin yang kencang.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Jatim, Satriyo Nurseno menyampaikan, tiga korban meninggal dunia yakni Sukaris dari TNBTS, serta Syefril dan Wisnu dari Art Hotel. Saat ini proses evakuasi terhadap ketiga korban meninggal dunia masih berlangsung. "Iya benar tiga orang meninggal dunia dalam kejadian tersebut," ujar Satriyo kepada IDN Times.

Sementara itu, tiga korban yang mengalami luka berat adalah Hendra Roni dari TNBTS, Munawi dari Masyarakat Peduli Api (MPA) TNBTS, serta Suraji dari Art Hotel. Ketiganya dirujuk ke RSUD Tongas untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

Kobaran api yang cepat membesar membuat proses pemadaman berlangsung dalam kondisi berbahaya. Personel TNBTS, Manggala Agni, dan pegawai Art Hotel sebelumnya berupaya memadamkan api secara manual. Namun, kencangnya angin menjadi kendala utama karena membuat api mudah meluas.

Tim gabungan yang terdiri dari BPBD Kabupaten Probolinggo, TNI, Polri, petugas pemadam kebakaran, dan relawan berada di lokasi untuk melakukan evakuasi serta membantu penanganan korban. Petugas juga berfokus membuat sekat bakar untuk menahan penjalaran api agar tidak meluas ke kawasan sekitarnya.

Hingga laporan BPBD Jatim pukul 17.22 WIB, dampak kebakaran masih dalam proses pendataan. Belum ada keterangan lebih lanjut mengenai luas lahan yang terbakar maupun penyebab awal munculnya api.

Curated For You

Editorial Team

Related Article