Magetan, IDN Times – Kecewa karena jalur pendakian Gunung Lawu via Cemorosewu masih ditutup, sejumlah pendaki terpaksa mengubur niat mencapai puncak. Perhutani sebagai pengelola mengaku belum mau mengambil risiko membuka jalur karena vegetasi masih kering dan rawan terbakar. Ada syarat yang harus dipenuhi sebelum pendakian kembali diizinkan, yakni hujan selama tiga hari berturut-turut di kawasan puncak. Wakil Administratur Perhutani KPH Lawu Ds, Hermawan, mengatakan penutupan seluruh jalur pendakian di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah diperpanjang untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) susulan.
Keputusan tersebut diambil setelah pemantauan menunjukkan kondisi kawasan puncak masih rentan terbakar. “Kami tidak mau mengambil risiko keselamatan para pendaki maupun kelestarian hutan. Hasil patroli ke atas menunjukkan kondisi vegetasi di sana sangat kering,” ujar Hermawan, Selasa (13/10/2026).
