Malang, IDN Times - Merespon kasus kekerasan yang dilakukan Kepala Sekolah (Kepsek) SMPN 18 Kota Malang, Pemerintah Kota (Pemkot) Malang berencana melakukan pembinaan kepada kepala sekolah seluruh Kota Malang. Pembinaan ini akan dibuat menyerupai kegiatan Retreat Kepala Daerah yang pernah digelar Presiden Republik Indonesia (RI), Prabowo Subianto, beberapa waktu lalu.
Kasus SMPN 18 Malang, Pemkot akan Gelar Retreat Semua Kepsek

Take a Deeper Reads
1. Pemkot Malang berencana menggelar Retreat untuk Kepala Sekolah pada akhir tahun 2026
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat membenarkan jika pada akhir 2026 akan menggelar pelatihan dan pembinaan untuk seluruh kepala sekolahnya SD sampai SMP di Kota Malang. Kegiatan ini merespon kasus kekerasan pada siswa yang dilakukan Kepala Sekolah SMPN 18 Malang beberapa waktu lalu.
"Jadi program ini dipilih demi kebaikan pendidikan di Kota Malang kedepannya, sekaligus mengevaluasi fungsi kepala sekolah. Sudah kami susun (programnya), tinggal menentukan jadwalnya," terangnya pada Rabu (7/10/2026).
Dalam retreat ini, Wahyu menyampaikan kalau para kepala sekolah akan diberikan pembinaan terkait cara menangani pelajar dan menciptakan lingkungan pendidikan yang aman serta nyaman. Sehingga tidak perlu ada lagi kekerasan di lingkungan pendidikan Kota Malang.
2. Program ini akan mengajak 345 kepala sekolah SD-SMP negeri maupun swasta
Wahyu menjelaskan kalau sebanyak 345 kepala sekolah SD dan SMP baik sekolah negeri maupun swasta akan diajak mengikuti acara retreat ini. Rinciannya ada 120 kepala sekolah swasta dan 225 kepala sekolahnya negeri.
"Kegiatan ini merupakan instrospeksi dari kejadian sebelumnya (SMPN 18 Malang), agar tidak terjadi kembali kasus tersebut. Disdikbud nanti yang akan menyusun program tersebut," jelasnya.
3. Program ini akan menghabiskan anggaran Rp300 juta dari APBD
Di tempat terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana mengungkapkan jika pihaknya menyiapkan Rp300 juta dari APBD untuk program ini. Rencananya retreat akan digelar di Islamic Center Kota Malang.
"Kita akan siapkan alokasi anggaran Rp300 juta dari APBD. Untuk lokasi acaranya kemungkinan di Islamic Center, tapi tidak sampai menginap," tukasnya.
Curated For You
- Mengendus Harumnya Bisnis Nilam Indonesia yang Terbang ke Luar Negeri03 Oct 2026, 10:00 WIB
- Kasus Kepsek SMPN 18 Malang Naik Penyidikan07 Oct 2026, 17:47 WIB
- 17 Politisi hingga Pakar Bicara soal Ambang Batas Parlemen29 Sep 2026, 12:44 WIB