Ngawi, IDN Times – Tangis histeris pecah di rumah duka Desa Klitik, Kecamatan Geneng, Kabupaten Ngawi, Rabu (30/9/2026). Kedatangan jenazah Doddy Soemarno (37), korban kecelakaan KM Virgo Transport 8, membuat istri dan dua anaknya tak kuasa menahan kesedihan.
Peti jenazah Doddy tiba menggunakan ambulans. Begitu peti diturunkan, putra sulungnya, Kenzo Alfaro Putra Dyandra (12), langsung menangis histeris. Bocah itu bahkan terlihat berontak seolah belum percaya bahwa sang ayah telah tiada.
Tangisan juga pecah dari istri korban, Shelvia Dwi Ratnasari (32). Shelvia nyaris pingsan hingga harus digotong sejumlah warga masuk ke dalam rumah untuk ditenangkan.
Doddy diketahui bekerja sebagai kenek truk ekspedisi. Ia menjadi salah satu korban dalam kecelakaan KM Virgo Transport 8 yang terjadi pada Minggu (13/9/2026) dini hari.
Keluarga sempat menunggu kabar selama lebih dari dua pekan. Sebelum kejadian, Doddy masih sempat menghubungi istrinya pada Sabtu (12/9/2026), sebelum truk yang ditumpanginya menaiki kapal.
Kabar penemuan jenazah baru diterima keluarga pada Senin (28/9/2026). Pihak Basarnas menghubungi keluarga melalui pesan WhatsApp dan meminta identitas serta informasi mengenai pakaian terakhir yang dikenakan Doddy.
Keluarga kemudian memberikan informasi tersebut untuk proses identifikasi.
Heri Siswanto, mertua korban, mengatakan pihak keluarga mendapat kabar bahwa salah satu korban ditemukan di dalam kapal.
"Istrinya mendapat kabar dari Basarnas dan minta identitas juga pakaian terakhir yang dikenakan korban. Korban bekerja di ekspedisi sebagai kenek truk dan ditemukan di dalam kapal," ujar Heri.
Setelah proses identifikasi dilakukan, jenazah yang ditemukan di salah satu kamar kapal dipastikan merupakan Doddy, warga Desa Klitik, Kecamatan Geneng, Ngawi.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Ngawi Anang Heri Prabowo mengatakan pihaknya bersama keluarga melakukan penjemputan jenazah setelah mendapat informasi penemuan korban.
"Kita dapat kabar, kemudian kita lakukan penjemputan jenazah bersama pihak keluarga dan hari ini tiba di rumah duka," kata Anang.
Kepulangan jenazah Doddy menjadi akhir dari penantian panjang keluarganya. Selama 16 hari, keluarga menunggu kepastian keberadaan korban setelah kecelakaan KM Virgo Transport 8.
Doddy meninggalkan seorang istri dan dua anak. Selain pemulangan jenazah, keluarga juga menerima santunan dari Jasa Raharja sebesar Rp50 juta. Santunan tersebut diserahkan kepada pihak keluarga sebagai hak korban.
Setelah disalatkan di rumah duka, jenazah Doddy langsung dimakamkan di tempat pemakaman umum desa setempat.
