Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Api Gunung Lawu Sempat Dekati Magetan, Kini Bergerak ke Cetho
Asap kebakaran di Gunung Lawu wilayah Karanganyar Jawa Tengah terlihat dari pos pantau Cemorosewu Magetan. (IDN Times/Riyanto)
  • Karhutla di Gunung Lawu, wilayah Karanganyar, masih dipantau petugas gabungan setelah api sempat mendekati batas Kabupaten Magetan.

  • Pergerakan api kini cenderung turun ke sisi barat menuju Candi Cetho, sementara titik api di Cemoro Kandang terhambat jurang terjal dan kawah.

  • BPBD Magetan mendirikan pos siaga di Cemoro Sewu, membatasi aktivitas warga dan pendaki, serta mengimbau pelaporan titik api dan larangan pembakaran lahan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Magetan, IDN Times – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Lawu wilayah Karanganyar Jawa Tengah masih dalam pemantauan petugas gabungan. Berdasarkan laporan terkini Perum Perhutani, pergerakan api yang sempat mengarah ke puncak dan mendekati batas wilayah Kabupaten Magetan kini cenderung bergerak ke sisi barat menuju kawasan Candi Cetho.

Kalaksa BPBD Magetan, Eka Raditya, mengatakan pemantauan terus dilakukan bersama Perhutani, TNI, Polri, relawan, dan instansi terkait untuk mengantisipasi perubahan arah rambatan api akibat angin.

"Saat ini, fokus rambatan api terpantau cenderung bergerak turun ke sisi barat menuju kawasan Candi Cetho, Karanganyar Jawa Tengah ya," ujarnya, Rabu (21/10/2026).

Sementara itu, titik api di kawasan Cemoro Kandang, Jawa Tengah, relatif terhambat oleh sekat alami berupa jurang terjal dan kawah.

"Meski demikian, petugas tetap memperbarui pemantauan visual dan pemetaan jalur api untuk mengantisipasi perubahan kondisi di lapangan," jelasnya.

Sebagai kesiapsiagaan, lanjutnya, BPBD Magetan bersama unsur gabungan telah mendirikan pos siaga terpadu di Cemoro Sewu. Pos ini difungsikan untuk mempercepat koordinasi personel, memantau batas wilayah, serta membatasi aktivitas warga dan pendaki demi keselamatan.

"Kami mengimbau masyarakat, khususnya warga lereng Gunung Lawu, tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi," tegasnya.

Terakhir, BPBD meminta masyarakat untuk tidak melakukan penbakaran lahan. Apabila melihat titik api untuk segera melaporkan kepada petugas, supaya bisa dicegah sejak dini.

Curated For You

Editorial Team

Related Article