Ngawi, IDN Times – Tak ada lagi air yang bisa diandalkan dari sumur, sementara aliran PDAM hanya sesekali membasahi keran. Inilah krisis air bersih yang dihadapi warga Desa Cantel, Kecamatan Pitu, Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, setelah kemarau panjang membuat sumur-sumur mengering selama sebulan terakhir.
Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, warga terpaksa mengantungkan pada bantuan tangki air. Jika bantuan tak datang, mereka terpaksa mencari sumber air hingga ke tengah hutan.
Kondisi itu terlihat saat truk tangki pembawa bantuan air bersih tiba di Desa Cantel pada Jumat (9/10/2026) siang. Warga langsung berbondong-bondong mendatangi tempat penampungan dengan membawa jeriken dan galon bekas air mineral. Sebagian bahkan membawa lebih dari enam galon untuk diisi.
Air yang diperoleh harus dibagi untuk berbagai kebutuhan, mulai dari memasak, minum, hingga memenuhi kebutuhan ternak. Di tengah terbatasnya sumber air, bantuan tersebut menjadi tumpuan warga untuk memenuhi kebutuhan dasar.
