Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
18 Perguruan Tinggi Kumpul di Ubaya Bahas Penguatan Riset
18 Perguruan Tinggi mengikuti Nationwide University Network in Indonesia (NUNI) tahun 2026 di Ubaya. (IDN Times/Khusnul Hasana)
  • Sebanyak 18 perguruan tinggi berkumpul di Ubaya dalam NUNI 2026 untuk memperkuat kolaborasi riset, program mahasiswa-dosen, dan agenda globalisasi pendidikan tinggi.

  • Rangkaian NUNI 2026 mencakup Student Camp pada 10-13 Oktober di Trawas, serta Presidential Forum dan Annual Meeting pada 13-14 Oktober di Surabaya.

  • Forum membahas arah strategis pendidikan, laporan tahunan, program Empat Pilar 2027, serta pembentukan panitia pemilihan pengurus NUNI periode 2027-2032.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Surabaya, IDN Times – Sebanyak 18 Perguruan Tinggi (PT) dari seluruh wilayah di Indonesia berkumpul di Universitas Surabaya (Ubaya) untuk menggelar Jejaring Perguruan Tinggi Nusantara atau Nationwide University Network in Indonesia (NUNI) tahun 2026. Mereka berkumpul membahas penguatan riset.

NUNI 2026 mengusung tema “Driving Sustainable Development Goals (SDGs): Shaping Sustainable Urban Village, Healthy Living, and Green Innovation for Resilient Communities”. Rangkaian kegiatan dimulai dari Student Camp yang diikuti oleh mahasiswa dari 15 Perguruan Tinggi di Ubaya Training Center (UTC) Trawas pada 10-13 Oktober 2026. Selanjutnya, dilaksanakan Presidential Forum dan Annual Meeting pada tanggal 13-14 Oktober 2026 di Surabaya.

"Kemitraan NUNI ini didirikan oleh 21 universitas yang ada di Indonesia yang tujuannya agar kita bisa berkolaborasi bersama untuk bisa membuat beberapa aktivitas, mahasiswa bisa beraktivitas bersama, dosen, riset, dan itu program-program untuk globalisasi," ujar Ketua Dewan Kemitraan NUNI, Dr. Nelly, S.Kom., M.M..

Salah satu agenda tahunan yang dibahas adalah Presidential Forum rapat rutin tahunan untuk pengurus NUNI. Rapat tersebut membahas program kerja mulai dari kegiatan kita bersama, kegiatan mahasiswa, dosen, riset, dan dan kegiatan untuk aktivitas global.

Ia mengungkap bahwa perguruan tinggi harus bertanggung jawab untuk menghasilkan lulusan yang dapat membangun negeri di tengah dinamika yang berlangsung.

“Kiranya NUNI dapat terus berkembang sebagai jejaring perguruan tinggi yang memberikan kontribusi yang signifikan terhadap penguatan daya saing perguruan tinggi Indonesia di tingkat global. Semoga pertemuan ini dapat menghasilkan diskusi yang konstruktif, gagasan yang inspiratif, dan keputusan-keputusan strategis yang dapat kita tindaklanjuti bersama untuk kemajuan dan masa depan generasi penerus bangsa,” jelasnya.

Sementara itu, Dr. Benny Lianto selaku Rektor Ubaya menyebut pelaksanaan NUNI di Ubaya menjadi kesempatan yang baik untuk menghimpun kekuatan bersama dalam menghadapi tantangan zaman.

“Melalui Presidential Forum, para pimpinan perguruan tinggi ditantang untuk terus merumuskan arah strategis pendidikan tinggi kedepan dan memberikan dampak bagi bangsa dan negara. Seluruh inovasi dari riset kolaboratif yang dilakukan hendaknya memberikan jawaban bagi persoalan-persoalan riil yang ada di tengah masyarakat, mulai dari isu keberlanjutan, ekonomi, inklusivitas, kesenjangan sosial, hingga dampak dari teknologi baru,” tegas Benny.

Dalam Presidential Forum yang diikuti oleh para rektor universitas anggota NUNI, diadakan rapat Dewan Kemitraan NUNI dengan beberapa agenda, diantaranya laporan perkembangan NUNI, arahan dan diskusi bersama Dewan Kemitraan NUNI dan Dewan Penasehat NUNI, serta pembentukan panitia pemilihan pengurus NUNI periode 2027-2032.

Agenda selanjutnya merupakan Annual Meeting yang merupakan rapat pertemuan tahunan pengurus NUNI untuk membahas Laporan Tahunan NUNI periode Agustus 2025-September 2026. Selain itu, turut dilaksanakan pemberian arahan Dewan Kemitraan terkait Program Empat Pilar NUNI tahun 2027.

Selain Ubaya, tujuh belas Perguruan Tinggi lainnya yang mengikuti agenda NUNI 2026, antara lain Universitas Bina Nusantara (Binus), Universitas Katolik Soegijapranata, Universitas Udayana (Unud), Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY), Universitas Andalas (Unand), Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya (UAJ), Universitas Islam Indonesia (UII), Universitas Kristen Petra (UKP), Universitas Sebelas Maret (UNS), Universitas Katolik Parahyangan (Unpar), Universitas Brawijaya (UB), Universitas Sanata Dharma (USD), Universitas Kristen Maranatha, Universitas Sumatera Utara (USU), Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Universitas Hasanuddin (Unhas), serta Universitas Padjadjaran (Unpad)

Curated For You

Editorial Team

Related Article